27.9 C
Manokwari
Minggu, Februari 8, 2026
27.9 C
Manokwari

Search for an article

More

    Kepala Distrik Bintuni Ancam Polisikan Oknum yang Nekat Palang Kantor

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kepala Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Mozes Koropasi, mengancam bakal mempolisikan segelintir oknum yang nekat melakukan aksi pemalangan kantor. Langkah tegas ini diambil lantaran aksi tersebut dinilai meresahkan dan mengganggu jalannya roda pemerintahan.

    “Jangan main palang kantor saja, jangan asal bawa nama kepala kampung,” ujar Mozes, Selasa (13/1/2026).

    “Saya sudah klarifikasi langsung kepada Kepala Kampung Wesiri dan beliau sendiri tidak tahu namanya dicantumkan. Seakan-akan beliau mendukung, padahal tidak,” sambungnya.

    Aksi pemalangan tersebut diketahui terjadi pada Selasa (13/1) pagi hingga melumpuhkan pelayanan publik. Mozes baru bisa membuka palang tersebut pada pukul 15.10 WIT setelah menerima instruksi langsung dari Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy.

    Mozes membeberkan pelaku pemalangan hanyalah beberapa pemuda yang tengah berada dalam pengaruh minuman keras (miras). Dia menyebut aksi serupa sudah sering terjadi dan kerap dibarengi dengan modus permintaan uang kepada pihak distrik.

    Mengenai aspirasi pergantian jabatan, Mozes menegaskan hal tersebut memiliki mekanisme resmi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni. Dia meminta oknum warga tidak asal mencatut nama perangkat kampung untuk melegitimasi aksi sepihak tersebut.

    Palang yang dipasang tersebut diketahui hanya menggunakan dahan pohon kersen dengan tempelan kertas tuntutan di pintu kantor. Isinya mendesak pergantian pimpinan distrik karena menilai pemerintahan tidak berjalan di masa Bupati Petrus Kasihiw dan Wakil Bupati Yohanes Manibuy.

    Mozes mengaku telah berkoordinasi dengan Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) untuk mencopot paksa palang serta tulisan tuntutan tersebut. Dia mengingatkan tindakan ini memberikan kesan konflik besar yang dapat merugikan nama baik masyarakat tujuh suku. (LP5/red)

    Latest articles

    Kisah Marthina Warga Manokwari: Merasa Aman Berkat JKN, Berobat Tanpa Biaya

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Marthina Abago (56), seorang warga Manokwari, Papua Barat, membagikan pengalamannya mendapatkan perlindungan kesehatan menyeluruh melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kehadiran...

    More like this

    HUT Pekabaran Injil, GKI Serukan Pertobatan untuk Jawab Krisis Kemanusiaan di Papua

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di tanah Papua menyerukan gerakan pertobatan...

    Gubernur Papua Barat: HUT PI Momentum Momentum Perkuat Nilai Kasih dan Persaudaraan

    MANONOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyebut perayaan HUT ke-171 Pekabaran Injil...

    Mau ke Pulau Mansinam? Simak Prakiraan Cuaca Manokwari Hari Ini 5 Februari 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Manokwari Timur, termasuk Pulau Mansinam, akan...
    Exit mobile version