KLHK Tinjau Proyek Ekonomi di Raja Ampat Usai Bencana Banjir-Longsor

Published on

RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menegaskan kehati-hatian dalam memberi izin proyek ekonomi di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Audit lingkungan kini tengah berlangsung intensif.

“Proyek ini memang memiliki landasan hukum yang kuat sehingga pemerintah tidak bisa bertindak sewenang-wenang. Namun, kami tetap mencermati potensi pencemaran yang mungkin timbul,” ujar Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Sabtu (27/9/2025).

Baca juga:  Pemkab Mansel Gelar Monitoring Distrik Susun Prioritas Anggaran 2027

Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan bersama tim Direktorat Tata Lingkungan sudah melakukan peninjauan lapangan. Hasil investigasi dijadwalkan dipaparkan pada Senin (29/9/2025) kepada pimpinan kementerian.

KLHK menegaskan pengawasan akan diperketat agar aktivitas ekonomi tidak mengancam kelestarian alam Raja Ampat. Langkah ini dilakukan di tengah perhatian publik terhadap kondisi lingkungan di kawasan tersebut.

Baca juga:  Hermus Klaim Perbaikan LHKP Sudah 90%, Kelar Pekan ini

Sementara itu, bencana banjir dan longsor baru saja melanda Raja Ampat. BPBD mencatat sebanyak 268 rumah warga terdampak banjir dan 14 rumah lainnya terkena longsor pada 23 September lalu.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Raja Ampat, Andi Abdul Kadir, menyebut 8 rumah rusak akibat longsor. Dua keluarga dievakuasi ke Kantor Kelurahan dan Gereja Advent karena rumah mereka rusak parah.

Baca juga:  Kunjungi Pesisir Sopan Manokwari, Wamen LHK Harap Bisa Jadi Kawasan Hutan Mangrove

“BPBD telah memberikan bantuan makanan kepada keluarga yang dievakuasi tersebut. Keluarga dievakuasi ke tempat yang lebih aman karena rumahnya sudah tidak bisa ditempati akibat longsor dan banjir,” ungkap Abdul Kadir. (*/red)

Latest articles

1.054 PPPK Paruh Waktu di Bintuni Ikut Sosialisasi, BKN Jelaskan Hak-Masa...

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, menggelar sosialisasi pengelolaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk memperjelas...

More like this

1.054 PPPK Paruh Waktu di Bintuni Ikut Sosialisasi, BKN Jelaskan Hak-Masa Kerja

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, menggelar sosialisasi pengelolaan...

Mugiyono: Manokwari Siap Bersinergi Wujudkan Papua Barat Maju dan Sejahtera

MANOKWARI, Linkpapua.id-Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Manokwari mendukung program pembangunan...

Terdampak Kabut Asap Kiriman, Penerbangan di Bandara Rendani Manokwari Belum Normal

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di luar Manokwari...