KLHK Tinjau Proyek Ekonomi di Raja Ampat Usai Bencana Banjir-Longsor

Published on

RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menegaskan kehati-hatian dalam memberi izin proyek ekonomi di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Audit lingkungan kini tengah berlangsung intensif.

“Proyek ini memang memiliki landasan hukum yang kuat sehingga pemerintah tidak bisa bertindak sewenang-wenang. Namun, kami tetap mencermati potensi pencemaran yang mungkin timbul,” ujar Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Sabtu (27/9/2025).

Baca juga:  4 Tahun jadi Wakil Rakyat, Apa Saja yang Berhasil Diperjuangkan JBM?

Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan bersama tim Direktorat Tata Lingkungan sudah melakukan peninjauan lapangan. Hasil investigasi dijadwalkan dipaparkan pada Senin (29/9/2025) kepada pimpinan kementerian.

KLHK menegaskan pengawasan akan diperketat agar aktivitas ekonomi tidak mengancam kelestarian alam Raja Ampat. Langkah ini dilakukan di tengah perhatian publik terhadap kondisi lingkungan di kawasan tersebut.

Baca juga:  Angkatan Kerja Papua Barat Meningkat Drastis, Capai 592.802 Orang Agustus 2023

Sementara itu, bencana banjir dan longsor baru saja melanda Raja Ampat. BPBD mencatat sebanyak 268 rumah warga terdampak banjir dan 14 rumah lainnya terkena longsor pada 23 September lalu.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Raja Ampat, Andi Abdul Kadir, menyebut 8 rumah rusak akibat longsor. Dua keluarga dievakuasi ke Kantor Kelurahan dan Gereja Advent karena rumah mereka rusak parah.

Baca juga:  Pemkab Manokwari Akan Cari Dana untuk Huntara Warga Korban Kebakaran Borobudur

“BPBD telah memberikan bantuan makanan kepada keluarga yang dievakuasi tersebut. Keluarga dievakuasi ke tempat yang lebih aman karena rumahnya sudah tidak bisa ditempati akibat longsor dan banjir,” ungkap Abdul Kadir. (*/red)

Latest articles

Pertamina dan Pemkab Merauke Tetapkan SPBU Tanah Miring Khusus Layani Petani

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama Pemerintah Kabupaten Merauke...

More like this

Pertamina dan Pemkab Merauke Tetapkan SPBU Tanah Miring Khusus Layani Petani

MANOKWARI, Linkpapua.id-Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, PT...

APBD Perubahan Manokwari 2026: Belanja Modal Naik, Belanja Transfer Turun

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari mengusulkan perubahan kebijakan belanja daerah dalam APBD Tahun Anggaran 2026....

DPRK Manokwari Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pelayanan Publik

MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari mulai...