Manokwari Juara Paduan Suara Anak Pesparani IV Papua Barat, Kaimana‎ Runner-up

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kontingen Kabupaten Manokwari meraih juara pertama cabang lomba paduan suara (PS) anak pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV Papua Barat. Kaimana menjadi runner-up, sedangkan tuan rumah Teluk Bintuni menempati peringkat ketiga.

Manokwari keluar sebagai juara dengan nilai 81,08. Kaimana berada di posisi kedua dengan nilai 78,42, sedangkan Teluk Bintuni meraih nilai 75,33.

Penampilan para peserta dinilai oleh tiga dewan juri, yakni Perry Rumengan, Budi Yohanes Susanto, dan Veronika Silvia Rettob. Dewan juri memberikan sejumlah catatan sebagai bahan evaluasi bagi peserta maupun para pelatih.

Baca juga:  LP3KD Papua Barat Siapkan Kontingen Hadapi Pesparani Nasional

“Jangan terlalu tegang saat tampil. Nada-nada tinggi juga harus diatur dengan baik agar suara tetap stabil dan nyaman didengar,” ujar Perry saat menyampaikan evaluasi lomba di Gedung Serbaguna (GSG) Bintuni, Kamis (9/7/2026).

Perry mengatakan para peserta telah menunjukkan kemampuan yang baik selama perlombaan. Namun, sebagian peserta masih terlihat tegang sehingga memengaruhi kualitas vokal, terutama saat membawakan nada-nada tinggi.

Sementara itu, Budi mengapresiasi hasil pembinaan yang telah dilakukan di masing-masing daerah. Dia berharap pembinaan paduan suara anak terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari regenerasi pelayanan musik liturgi di Gereja Katolik.

Baca juga:  Plt Kakanwil Kemenag Papua Barat: Sukses 3 Event Keagamaan Bukti Kerukunan Umat Terjaga

“Yang sudah dicapai tolong dipertahankan. Paduan suara anak tidak mudah dibentuk, sehingga pembinaannya jangan berhenti sampai di sini,” katanya.

Dia menambahkan peserta perlu mempertahankan karakter suara alami anak-anak dengan dukungan teknik vokal yang baik. Peserta juga diharapkan tampil lebih menikmati lagu dengan sikap tubuh yang rileks agar penampilan terlihat lebih natural.

Adapun Veronika menilai aspek penghayatan, penjiwaan, dan dinamika lagu masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, hal tersebut penting agar pesan pujian kepada Tuhan dapat tersampaikan dengan baik kepada pendengar.

Baca juga:  Polda Papua Barat Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II

Meski demikian, Veronika mengapresiasi semangat seluruh peserta yang telah berlatih dan mampu menampilkan kekompakan selama perlombaan. Dia menilai keharmonisan dalam paduan suara lahir dari kebersamaan, disiplin latihan, dan kemampuan setiap anggota saling mendukung.

Dewan juri berharap seluruh catatan yang diberikan menjadi bahan evaluasi bagi peserta, pelatih, dan pendamping. Mereka juga mendorong pembinaan paduan suara anak terus ditingkatkan agar kontingen lebih siap tampil pada ajang Pesparani berikutnya maupun tingkat nasional. (*/red)

Latest articles

Paskibraka Kabupaten Manokwari Dikukuhkan, Bupati Minta Jadi Teladan Generasi Muda

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Manokwari dalam rangka persiapan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81...

More like this

Paskibraka Kabupaten Manokwari Dikukuhkan, Bupati Minta Jadi Teladan Generasi Muda

MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)...

Reses di Arkuki, Suriyati Gandeng BPJS Kesehatan Untuk Jangkau Akses Layanan

MANOKWARI, Linkpapua.id –Wakil Ketua DPRK Manokwari, Suriyati, memanfaatkan pelaksanaan Reses III tahun 2026 untuk...

Jelang Musda, Golkar Manokwari Siapkan Tahapan Pendaftaran Calon Ketua

MANOKWARI, Linkpapua.id – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Manokwari, panitia penyelenggara...