Manokwari Juara Paduan Suara Anak Pesparani IV Papua Barat, Kaimana‎ Runner-up

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kontingen Kabupaten Manokwari meraih juara pertama cabang lomba paduan suara (PS) anak pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV Papua Barat. Kaimana menjadi runner-up, sedangkan tuan rumah Teluk Bintuni menempati peringkat ketiga.

Manokwari keluar sebagai juara dengan nilai 81,08. Kaimana berada di posisi kedua dengan nilai 78,42, sedangkan Teluk Bintuni meraih nilai 75,33.

Penampilan para peserta dinilai oleh tiga dewan juri, yakni Perry Rumengan, Budi Yohanes Susanto, dan Veronika Silvia Rettob. Dewan juri memberikan sejumlah catatan sebagai bahan evaluasi bagi peserta maupun para pelatih.

Baca juga:  DPRD Manokwari Akan Gelar RDP Pasca Aksi Pencaker Pertanyakan Hasil CPNS 2021 

“Jangan terlalu tegang saat tampil. Nada-nada tinggi juga harus diatur dengan baik agar suara tetap stabil dan nyaman didengar,” ujar Perry saat menyampaikan evaluasi lomba di Gedung Serbaguna (GSG) Bintuni, Kamis (9/7/2026).

Perry mengatakan para peserta telah menunjukkan kemampuan yang baik selama perlombaan. Namun, sebagian peserta masih terlihat tegang sehingga memengaruhi kualitas vokal, terutama saat membawakan nada-nada tinggi.

Sementara itu, Budi mengapresiasi hasil pembinaan yang telah dilakukan di masing-masing daerah. Dia berharap pembinaan paduan suara anak terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari regenerasi pelayanan musik liturgi di Gereja Katolik.

Baca juga:  Tuan Rumah Teluk Bintuni Juara Umum Pesparani IV Papua Barat

“Yang sudah dicapai tolong dipertahankan. Paduan suara anak tidak mudah dibentuk, sehingga pembinaannya jangan berhenti sampai di sini,” katanya.

Dia menambahkan peserta perlu mempertahankan karakter suara alami anak-anak dengan dukungan teknik vokal yang baik. Peserta juga diharapkan tampil lebih menikmati lagu dengan sikap tubuh yang rileks agar penampilan terlihat lebih natural.

Adapun Veronika menilai aspek penghayatan, penjiwaan, dan dinamika lagu masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, hal tersebut penting agar pesan pujian kepada Tuhan dapat tersampaikan dengan baik kepada pendengar.

Baca juga:  Fakfak Juara Paduan Suara Orang Muda Katolik Pesparani, Jadi Gelar Keempat

Meski demikian, Veronika mengapresiasi semangat seluruh peserta yang telah berlatih dan mampu menampilkan kekompakan selama perlombaan. Dia menilai keharmonisan dalam paduan suara lahir dari kebersamaan, disiplin latihan, dan kemampuan setiap anggota saling mendukung.

Dewan juri berharap seluruh catatan yang diberikan menjadi bahan evaluasi bagi peserta, pelatih, dan pendamping. Mereka juga mendorong pembinaan paduan suara anak terus ditingkatkan agar kontingen lebih siap tampil pada ajang Pesparani berikutnya maupun tingkat nasional. (*/red)

Latest articles

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Terbanyak di Nabire

0
NABIRE, LinkPapua.id – Sebanyak 1.923 titik panas terdeteksi di Papua Tengah dalam pemantauan BMKG, dengan Kabupaten Nabire menyumbang 1.069 titik. Kondisi ini terjadi saat...

More like this

Posma Wijaya Gantikan H Meidi Prakoso sebagai Ketua Takmir Masjid An Nur Wosi Dalam

MANOKWARI, Linkpapua.id-Suasana khidmat menyelimuti acara serah terima jabatan Ketua Takmir Masjid An Nur Wosi...

HUT ke-81 RI, Gebyar Agustus Ceria Dorong UMKM Semakin Berkembang

MANOKWARI, Linkpapua.id – Rangkaian kegiatan Gebyar Agustus Ceria dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun...

‎Pelayanan Setara, Ibu Hamil di Manokwari Nyaman Jalani Persalinan sebagai Peserta JKN

MANOKWARI, LinkPapua.id – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Manokwari, Papua Barat, Paula Carvalho...