Marthen Kocu Resmi Jabat Plt Kepala BPBD Papua Barat Gantikan Derek Ampnir

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Tampuk kepemimpinan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat resmi berganti melalui prosesi serah terima jabatan (sertijab). Marthen Kocu kini resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Papua Barat menggantikan Derek Ampnir.

“Pengalaman dan pengetahuan yang telah diberikan diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi keberlanjutan kepemimpinan dan penguatan kelembagaan BPBD ke depan,” ujar Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Nency Titty Lidya Wyzer, saat membacakan sambutan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, di Aula Kantor BPBD Papua Barat, Jumat (23/1/2026).

Baca juga:  Peringati HPSN, DLHP Papua Barat Akan Gelar Lomba TikTok hingga Konten Kreatif

Prosesi sertijab ini dirangkaikan dengan ibadah syukur awal tahun yang dipimpin Pendeta Albert Rumaropen. Agenda tersebut dihadiri jajaran pegawai BPBD serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Nency menyampaikan apresiasi atas dedikasi Derek selama menakhodai lembaga penanganan bencana tersebut. Derek dinilai sukses memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan ketangguhan masyarakat menghadapi berbagai ancaman alam.

Baca juga:  Lakotani Tutup Musrenbang Papua Barat, Tekankan Tanggung Jawab Bersama Wujudkan RKPD 2026

“BPBD merupakan garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kesiapan logistik, serta koordinasi lintas sektor harus menjadi prioritas,” ucap Nency.

Pemprov Papua Barat mengingatkan Marthen Kocu agar segera bersiap menghadapi tantangan geografis wilayah yang rawan gempa hingga cuaca ekstrem. Marthen juga diminta memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota agar penanganan darurat tidak berjalan sendiri-sendiri.

Baca juga:  Manokwari Bersih-bersih! Wagub Lakotani Cek Kesiapan Sambut Wapres Gibran

Nency menekankan tugas besar BPBD saat ini bukan sekadar menangani keadaan darurat setelah bencana terjadi. Fokus utama ke depan harus bergeser pada penguatan sistem mitigasi dan pengurangan risiko bencana di titik-titik rawan. (LP14/red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Lewat Duta Muda EduTour, BPJS Kesehatan Perkuat Literasi JKN di Kalangan Pelajar

MANOKWARI, LinkPapua.id – BPJS Kesehatan Cabang Manokwari memperkuat literasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...

PI 10 Persen Tak Kunjung Cair, Gubernur Papua Barat Desak Pemerintah Pusat Percepat Hak Migas Daerah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendesak pemerintah pusat mempercepat realisasi participating...

Waktu Makin Sempit, Wagub Papua Barat Minta OPD Gercep Tindak Lanjuti Perubahan APBD

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani meminta organisasi perangkat daerah...