Merek-merek Terkenal Miras Impor Dipalsukan dari Sebuah Rumah di Manokwari

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id– Direktorat Reserse dan Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua Barat membongkar produksi minuman keras (miras) palsu di Manokwari.

Dalam konfrensi Pers yang digelar Kamis (11/9/2025) di Mapolda Papua Barat, kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Benny Ignatius Prabowo menjelaskan produksi tersebut sudah berlangsung dalam 6 bulan terakhir.

“Ditresnarkoba Polda Papua Barat menangkap 2 orang tersangka karena memproduksi minuman keras (miras) palsu yang diproduksi di distrik Manokwari Selatan yaitu AA(25) dan MS(50) pada 8 September. Produksi sudah berlangsung sejak Maret lalu,”ungkap Benny.

Baca juga:  Polisi Ciduk Pengedar Pil Koplo di Manokwari, 564 Butir Disita

Sementara itu, Direktur Reserse dan Narkoba Polda Papua Barat Japerson.P. Sinaga menyampaikan, terdapat 2 merek miras yang dipalsukan yaitu anggur API dan Vodka.

“Untuk anggur API dijual tersangka 1 juta per karton dengan isi 12 botol. Sedangkan vodka 3 juta per karton dengan isi 48 botol. Label cukai yang dipalsukan didatangkan dari Surabaya termasuk juga botol yang digunakan,”ujarnya.

Baca juga:  Ali Baham Minta jangan Bergantung pada Beras: Ada Petatas, Keladi, Kasbi dan Sagu.

Pihak Ditresnarkoba Polda Papua Barat juga telah mengirimkan sampel miras palsu tersebut untuk diteliti oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manokwari.

Baca juga:  Seminggu Hilang, 2 Nelayan Mansel Belum Ditemukan di Laut Mandena

“Belum ada korban akibat miras palsu. Hasil miras palsu itu juga sedang diteliti kandungannya di BPOM,”tambah dia.

Dari rumah produksi tersebut diamankan sejumlah barang bukti seperti ribuan botol, cukai palsu dan bahan baku lainnya.

Akibat perbuatan yang dilakukan, kedua tersangka dikenakan pasal 204 KUHP dan Pasal 135 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(LP3/Red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Jaga Kesehatan di Usia Senja, Dora Rasakan Manfaat JKN hingga Kenal Prolanis

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dora Rumbarar (66), perempuan asal Manokwari, Papua Barat, memanfaatkan program Jaminan...

22 TPA dan TPQ di Manokwari Disiapkan Ikuti FASI 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari mematangkan persiapan pelaksanaan...

Pimpinan KKB Bersama 4 Anggota Ditangkap di Keerom, Polisi Sita Senjata-Peluru

KEEROM, LinkPapua.id – Polisi menangkap pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap 1 Mamta berinisial...