MANOKWARI, Linkpapua.id – Pengurus Provinsi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pada Jumat (6/11/2026) sebagai bagian dari mekanisme organisasi sekaligus momentum regenerasi kepemimpinan untuk memperkuat eksistensi olahraga domino di Papua Barat.
Ketua Karateker PORDI Papua Barat, Maaruf Asli, mengatakan domino memiliki potensi untuk berkembang menjadi olahraga prestasi, meskipun hingga kini belum diakomodasi oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Menurutnya, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat PORDI untuk terus berkembang dan menjadi organisasi yang mendapat tempat di tengah masyarakat.
Ia menegaskan, keberlangsungan PORDI selama ini tidak terlepas dari partisipasi masyarakat serta konsistensi pengurus dalam menjalankan berbagai kegiatan dan kejuaraan domino.
“Domino tetap hidup karena partisipasi masyarakat. PORDI juga sudah membuktikan konsistensi organisasi melalui berbagai pengalaman dalam melaksanakan kegiatan dan event,” ujarnya.
Maaruf menyebutkan, Musprov merupakan bagian penting dari perjalanan organisasi untuk melanjutkan estafet kepemimpinan. Ia berharap kepengurusan yang terbentuk nantinya dapat menjaga keberlangsungan organisasi sehingga PORDI terus hidup dan dicintai masyarakat.
Dalam proses pencalonan ketua pada Musprov tersebut, hanya terdapat satu kandidat yang maju sebagai calon ketua.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PORDI Mansyur Achmad dalam arahannya meyakini PORDI Papua Barat akan terus eksis dan berkembang. Ia menjelaskan, Musprov merupakan ketentuan organisasi yang harus dilaksanakan sebagai bagian dari konsolidasi dan penguatan kelembagaan.
Ia menyebutkan, jumlah anggota PORDI secara keseluruhan telah mencapai puluhan ribu orang. Karena itu, konsolidasi organisasi perlu menjadi perhatian agar komunitas domino semakin berkembang dan memiliki struktur organisasi yang kuat.
Sekjen juga mengingatkan pengurus agar fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam membesarkan PORDI, serta tidak mencampuradukkan kepentingan organisasi dengan urusan lainnya.
Menurutnya, pengurus harus mampu membangun komunitas, memperkuat koordinasi, dan memastikan organisasi berjalan sesuai tujuan.
Melalui Musprov tersebut, PORDI Papua Barat diharapkan dapat memperkuat konsolidasi internal sekaligus menjaga keberlanjutan pembinaan olahraga domino sebagai aktivitas yang berkembang di tengah masyarakat.(LP3/Red)
