Nama Tidak Tercantum, Wahidin Puarada Segera Bawa Dokumen Pendaftaran ke DPP PDIP

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Bakal calon gubernur Papua Barat, Wahidin Puarada, mengumumkan akan segera menyerahkan dokumen fisik pendaftarannya ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kekeliruan dalam prosedur pendaftarannya di partai tersebut.

Wahidin, yang akrab disapa WP, menyampaikan tindakannya ini merupakan tindak lanjut dari saran Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Papua Barat, Paulus Talimbekas.

“Saat mengonfirmasi proses pendafataran melalui Pak Talimbekas, beliau di awal memang menyarankan agar berkas atau fisik dokumen pendaftaran juga dibawa ke DPP,” ungkap Wahidin, Senin (13/5/2024).

Pernyataan Wahidin ini muncul setelah pleno DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Barat menetapkan hasil penjaringan bakal calon gubernur-wakil gubernur dan bupati-wakil bupati untuk Pilkada 2024.

Baca juga:  Lamek Dowansiba: Turnament Perseman Old Star Jadi Momentum Kebangkitan Perseman

Dalam hasil pleno tersebut, hanya dua bakal calon gubernur yang dinyatakan terdaftar, sementara nama Wahidin tidak tercantum.

“Tadi beliau juga sampaikan bahwa nanti fisik berkas pendaftaran itu dibawa ke DPP. Beliau memang sudah beri tahu dari awal harus lakukan itu. Insyaallah berkasnya segera diserahkan ke DPP sebelum agenda rakernas,”katanya.

Wahidin mengaku telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur Papua Barat 2024 melalui link yang disediakan PDIP. Setelah mendaftar, dia langsung mengirimkan link berkas pendaftaran ke DPD PDIP Papua Barat pada hari yang sama pada Jumat (10/5) lalu.

Baca juga:  Halalbihalal Paguyuban Demak Bintoro di Mansel, Gubernur Dominggus Ajak Warga Pererat Silaturahmi

Sekretaris DPD PDIP Papua Barat, Paulus Talimbekas, memberikan penjelasan mengenai hasil pleno penjaringan yang hanya memuat dua nama bakal calon gubernur.

Dia menegaskan bahwa proses pendaftaran dapat dilakukan di tingkat DPP, DPD, dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP, tetapi pendaftaran di tingkat DPC wajib dilaporkan ke DPD, yang kemudian melaporkannya ke DPP.

“Jadi, apa yang dikerjakan DPC, kalau kami tidak terima mau memplenokan dan mempertanggungjawabkan bagaimana? Mekansime partai seperti itu, berjenjang DPC lapor ke DPD, DPD lapor ke DPP. Seperti itu. Jadi, berkas yang kami terima di DPD, itu yang kami plenokan dan tindak lanjut ke DPP,” jelasnya.

Baca juga:  HERO dapat "Titipan" Aspirasi dari Warga Mimbowi Raya

Secara resmi, PDIP telah menutup proses penjaringan bakal calon gubernur-wakil gubernur dan calon bupati-wakil bupati se-Papua Barat pada Sabtu (11/5).

Hasil penjaringan tersebut akan diserahkan ke DPP pada saat rakernas yang dijadwalkan berlangsung pada 24-26 Mei mendatang.

Paulus menambahkan bahwa rakernas bukan merupakan ajang final dalam menentukan dukungan partai kepada para bakal calon kepala daerah.

“Ada tahapan penyaringan lewat survei dan fit and proper test untuk mendapatkan rekomendasi partai,” ucapnya.(rls/Red)

Latest articles

Wabup Bintuni Buka Rakor MKKS SMA-SMK se-Papua Barat, Bahas Mutu Pendidikan

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK se-Papua...

More like this

Suriyati: DPRK Akan Uji Kesesuaian Program dalam LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Wakil Ketua DPRK Manokwari Suriyati mengatakan pihaknya dalam beberapa waktu kedepan...

Pansus DPRP Papua Barat Soroti Besarnya SiLPA di LKPJ Pemprov 2025

MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRP Papua Barat menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan...

DPRK Manokwari Minta OPD Lengkapi Data Program untuk Evaluasi LKPJ 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi IV DPRK Manokwari meminta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang...