OJK Dorong Literasi Keuangan Pelajar dan UMKM di Mansel-Teluk Bintuni

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua Barat dan Papua Barat Daya (PB-PBD) menggandeng TPAKD untuk memperluas akses layanan keuangan di wilayah Manokwari Selatan (Mansel) dan Teluk Bintuni. Program ini menyasar kalangan pelajar hingga pelaku UMKM guna mempersempit kesenjangan pemahaman terkait layanan keuangan formal.

“Pemahaman keuangan sejak dini menjadi fondasi dalam membangun generasi yang lebih siap menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” ujar Asisten Direktur OJK PB-PBD, Ferdian Ario, di Manokwari, Selasa (10/2/2026).

Baca juga:  Tekan Stunting, Pj Gubernur Ali Baham Salurkan Bantuan untuk 2 Distrik di Bintuni

Ferdian menilai literasi keuangan bagi siswa sangat penting untuk membentuk karakter yang mandiri serta disiplin. Upaya ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memahami manfaat sekaligus risiko layanan jasa keuangan.

“Kegiatan ini membantu siswa memahami pengelolaan keuangan sebagai bekal untuk masa depan,” kata Kepala SMP Negeri 2 Ransiki, Matianus Dowansiba.

Edukasi di SMP Negeri 2 Ransiki tersebut menjadi salah satu rangkaian penutup program OJK Goes to School. Sebanyak 200 siswa dan tenaga pendidik juga langsung melakukan pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel).

Baca juga:  OJK Ungkap Kalangan Profesional-Akademisi di Papua Barat Jadi Korban Investasi Bodong

“Kegiatan ini relevan dengan kondisi generasi muda yang semakin dekat dengan transaksi digital namun belum seluruhnya memiliki pemahaman pengelolaan keuangan yang memadai,” ungkap Kepala SMA Negeri 1 Bintuni, Dorkas Adolfina.

Sebelum menyisir sekolah di Ransiki, OJK lebih dulu menyambangi SMA Negeri 1 Bintuni dan Yayasan Mumtazah An-Nur Waraitama. Selain mengedukasi siswa, OJK fokus memberikan pendampingan bagi para pelaku UMKM agar lebih melek finansial.

Baca juga:  Mugiyono Lepas Manokwari United menuju Liga 4 Seri Nasional

“Langkah OJK ini dapat memperkuat kapasitas pelaku usaha kecil dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” tutur Ketua Yayasan Mumtazah An-Nur Waraitama, Ismi N Silaratubun.

Pemerintah juga memfasilitasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh perbankan secara langsung kepada pelaku usaha di lokasi kegiatan. Langkah nyata ini diambil agar masyarakat pedalaman Papua Barat tidak hanya memiliki akses, tetapi juga sejahtera secara berkelanjutan. (LP14/red)

Latest articles

Mengatasi Defisit Listrik di Manokwari, PLN Siapkan Tambahan Pasokan 10 MW

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Sistem kelistrikan di Kabupaten Manokwari saat ini mengalami defisit daya. Untuk mengatasi kondisi tersebut, PLN menyiapkan pembangkit sewa dengan kapasitas 10 megawatt (MW)...

More like this

TPA Sowi Gunung Terbakar, Gubernur Papua Barat Sebut Ada Tangan Nakal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sowi Gunung, Manokwari, Papua Barat,...

Gubernur Papua Barat Minta Kebut KUA-PPAS dan APBD Perubahan 2026

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)...

Kursi Ketua KONI Papua Barat Diperebutkan, Gubernur: Semua Kandidat Silakan Maju

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kursi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat mulai diperebutkan...