Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026 Papua Barat, Ini Rangkaian Kegiatannya

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Hari Pers Nasional (HPN) Provinsi Papua Barat tahun 2026 mulai memantapkan seluruh rangkaian agenda menjelang hari puncak. Fokus utama kegiatan tahun ini diarahkan pada pelestarian lingkungan serta peningkatan kualitas jurnalisme di wilayah tersebut.

“Kegiatan HPN 2026 di Papua Barat diawali dengan penanaman pohon, penguatan kompetensi wartawan, dan puncaknya dialog atau talkshow tentang pembangunan Papua Barat yang ramah lingkungan sebagai provinsi konservasi,” kata ketua panitia HPN Papua Barat 2026, Ari Amstrong, di Manokwari, Selasa (27/1/2026).

Baca juga:  Kepala OPD Absen di Penutupan Musrenbang Otsus, DPR PB Kecewa

Rangkaian acara akan dibuka dengan aksi nyata penanaman pohon di Kampung Katebu, Distrik Manokwari Selatan. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Februari mendatang sebagai bentuk mitigasi bencana.

“Beberapa waktu lalu kami sudah audiensi dengan Dinas Kehutanan Papua Barat, dan mereka menyatakan siap mendukung kebutuhan bibit untuk kegiatan penanaman pohon,” tuturnya.

Baca juga:  DPRP Papua Barat Dukung HPN 2026, Bantu Dana Rp10 Juta

Selain isu lingkungan, panitia juga memprioritaskan program pengembangan kapasitas bagi para pencari berita. Hal ini dilakukan agar wartawan di Papua Barat mampu beradaptasi dengan cepatnya arus digitalisasi.

“Kami memandang perlu adanya penguatan kompetensi wartawan, mengingat pentingnya profesionalisme pers serta tuntutan untuk mengikuti perkembangan teknologi dan media digital saat ini,” jelas Ari.

Baca juga:  Logistik Lengkap, Pilkada Papua Barat Siap Digelar

Pihak panitia saat ini terus menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyukseskan acara tersebut. Dukungan dari pemerintah daerah dan unsur pimpinan daerah lainnya dinilai sangat krusial.

“Kami berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah dan Forkopimda agar HPN 2026 dapat berjalan dengan baik, khususnya dalam mengangkat isu pembangunan Papua Barat yang ramah lingkungan sebagai provinsi konservasi,” pungkasnya. (LP14/red)

 

Latest articles

BKPP Teluk Bintuni Serahkan 100 Peserta Latsar ke Brigif 26/Gurana Piarawaimo

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Teluk Bintuni, Sefnat N. Manikrowi, secara resmi menyerahkan 100 peserta Latihan Dasar...

More like this

Khawatir Biaya Operasi Mahal, Lansia di Manokwari Bernapas Lega Berkat JKN

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang lansia bernama Tabita (60) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, kini...

Kasus Kekerasan Senior-Junior di SMA Taruna Kasuari Nusantara Manokwari Berakhir Damai

MANOKWARI, LinkPapua.id– Kasus kekerasan fisik antara siswa senior dan junior di SMA Taruna Kasuari...

Gubernur Papua Barat: Jalan Rusak di Prafi Manokwari Diupayakan Diperbaiki 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan akan mengupayakan perbaikan infrastruktur jalan...