Papua Barat dan Papua Barat Daya Kompak Inflasi di September, Ini Rinciannya

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dua provinsi di tanah Papua sama-sama mencatat inflasi pada September 2025. Papua Barat mencatat inflasi 1,02 persen, sementara Papua Barat Daya 1,30 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi year on year (y-on-y) Papua Barat sebesar 1,02 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 108,51. Hampir seluruh kelompok pengeluaran menjadi penyumbang kenaikan harga.

“Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya hampir seluruh indeks kelompok pengeluaran,” tulis BPS dalam laporan resmi dikutip LinkLapua.id, Sabtu (4/10/2025).

Baca juga:  Inflasi Papua Barat Februari 2026 Tembus 5,83%, Perumahan Naik 20%

Kenaikan harga tertinggi di Papua Barat berasal dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 4,99 persen. Disusul kelompok restoran 4,07 persen, pendidikan 2,80 persen, serta rekreasi, olahraga, dan budaya 2,50 persen.

Sementara itu, kelompok yang mengalami penurunan adalah perlengkapan rumah tangga sebesar 1,15 persen dan transportasi sebesar 1,57 persen. Adapun inflasi month to month (m-to-m) Papua Barat pada September tercatat 0,97 persen dan year to date (y-to-d) 0,53 persen.

Baca juga:  Warinussy Tanggapi Penangkapan Pelaku Judi Togel Online : Polisi Pencitraan

Berbeda tipis, Papua Barat Daya mencatat inflasi y-on-y sebesar 1,30 persen dengan IHK 107,04. Inflasi tertinggi tercatat di Kabupaten Sorong Selatan sebesar 2,49 persen dan terendah di Kota Sorong sebesar 0,83 persen.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Sorong Selatan sebesar 2,49 persen dengan IHK sebesar 111,25 dan inflasi terendah terjadi di Kota Sorong sebesar 0,83 persen dengan IHK sebesar 106,79,” tulis BPS.

Penyumbang inflasi terbesar di Papua Barat Daya adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 4,26 persen. Disusul kelompok restoran 2,84 persen, kesehatan 1,83 persen, serta transportasi 1,38 persen.

Baca juga:  Polda Papua Barta Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas Selama Perayaan HUT PI KE-171

Sementara itu, penurunan harga terjadi pada kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,35 persen serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,83 persen. BPS mencatat Papua Barat Daya justru mengalami deflasi m-to-m 0,11 persen, sedangkan inflasi y-to-d sebesar 1,60 persen. (*/red)

 

Latest articles

Tim Pemekaran DOB Papua Barat Bakal Turun ke Kabupaten, Serap Aspirasi...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Tim pemekaran daerah otonomi baru (DOB) DPRP Papua Barat bersiap turun ke sejumlah kabupaten pengusul untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kunjungan tersebut...

More like this

Tim Pemekaran DOB Papua Barat Bakal Turun ke Kabupaten, Serap Aspirasi 2 Wilayah Adat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Tim pemekaran daerah otonomi baru (DOB) DPRP Papua Barat bersiap turun...

DPRP Papua Barat Dorong Perda Pemekaran Distrik, Syarat 10 Kampung Dinilai Memberatkan

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat mendorong penyusunan peraturan daerah (Perda) tentang pemekaran distrik...

DPRP Ingatkan Pemekaran DOB Pegunungan Meiyakh-Puncak Arfak Tak Sekadar Aspirasi, 10 Distrik Harus Disiapkan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat, Orgenes Wonggor, mengingatkan rencana pembentukan Daerah Otonomi...