Papua Barat Paling Lambat di Tanah Papua, Wagub Beri Deadline Musrenbang 11 Mei

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani mendesak jajarannya segera menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat provinsi. Lakotani menyoroti posisi Papua Barat yang tertinggal dibanding provinsi lain di tanah Papua dalam tahapan perencanaan daerah.

“Kapan musrenbang tingkat nasional? Pekan kedua bulan ini. Lalu apa yang mau kita bawa jika kita sendiri belum melaksanakan musrenbang?” kata Lakotani saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (4/5/2026).

Baca juga:  Waterpauw Sesalkan Pemalangan Kantor Gubernur: Ini Wibawa Pemerintah

Menurutnya, keterlambatan ini berisiko menghambat penyusunan serta penyampaian program prioritas daerah ke tingkat nasional. Pasalnya, Musrenbang tingkat nasional dijadwalkan akan berlangsung pada pekan kedua Mei 2026.

“Pekan lalu saya menghadiri kegiatan di Jayapura dan diketahui seluruh provinsi di Papua sudah melaksanakan musrenbang, kecuali Papua Barat yang hingga hari ini belum,” tegasnya.

Baca juga:  Ketua DAP Domberai ikut Jalani Penyuntikan Vaksin COVID-19

Lakotani langsung memerintahkan Plt Kepala Bappeda Papua Barat Charlie D Heatubun dan Sekda Ali Baham Temongmere untuk bergerak cepat. Dia mematok batas waktu agar Musrenbang tingkat provinsi sudah terlaksana paling lambat sebelum 11 Mei 2026.

Dia menyebut perencanaan pembangunan merupakan tahapan vital yang memerlukan waktu serta koordinasi intensif lintas perangkat daerah. Lakotani juga mencatat sejumlah pemerintah kabupaten di Papua Barat justru telah lebih dulu menyelesaikan agenda tahunan tersebut.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Terbitkan Buku Biografi Ali Baham Temongmere, Kisah Inspiratif dari Fakfak

“Saya rasa ini bukan hanya tanggung jawab Bappeda, tetapi seluruh OPD karena ini menyangkut perencanaan pembangunan secara keseluruhan,” tambahnya.

Seluruh pimpinan perangkat daerah diminta memanfaatkan sisa waktu yang tersedia secara optimal. Percepatan ini bertujuan agar dokumen perencanaan daerah siap sebelum agenda nasional dimulai. (LP14/red)

Latest articles

Wamenpar Tinggalkan Jayawijaya Papua Pegunungan sebelum Penembakan FBLB Terjadi

0
JAYAWIJAYA, LinkPapua.id – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati atau Ni Luh Puspa telah meninggalkan Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, sebelum penembakan oleh...

More like this

Kodam XVIII/Kasuari Siap Dukung Festival Raimuti Jadi Agenda Tahunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kodam XVIII/Kasuari siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melanjutkan Festival Raimuti...

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...