Pembangunan 1.500 Unit Rumah Subsidi Masuk Lahan Konservasi

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Wakil Menteri Agraria dan Tata ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Surya Tjandra mengungkap, bahwa lokasi pembangunan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) sebanyak 1.500 unit di Andai Distrik Manokwari Selatan, Manokwari Papua Barat, masuk dalam kawasan hutan lindung (wilayah konservasi).

Dalam pembangunan ribuan rumah itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat bekerjasama dengan Koperasi Kasuari Sejahtera Mandiri yang pembangunannya dikerjakan oleh PT. Internasional Jaya selaku developer. Rumah subsidi itu dibangun untuk kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Memang kebutuhan akan rumah terus meningkat, namun perlu proses untuk perubahan kawasan konservasi menjadi kawasan pemukiman,” kata Tjandra saat ditemui sejumlah wartawan usai Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reformasi Agraria, Rabu (2/6/2021), disalah satu hotel berbintang di Manokwari.

Baca juga:  Kapolda Papua Barat Serahkan Bantuan Tunai untuk 194 PKLW di Kota Sorong

Tjandra melanjutkan, bahwa dirinya baru saja ditemui Ketua Koperasi Kasuari Sejahtera Mandiri Derek Ampnir yang berharap diberi kemudahan dalam penerbitan sertifikat. Namun, kata Tjandra, semua harus berproses, karena ada ketentuan tertentu yang harus diverifikasi, terlebih lagi jika itu menyangkut kawasan konservasi.

Tjandra menjelaskan, total daratan Papua Barat seluas 10,2 juta hektar. Dari jumlah tersebut, lahan pemukiman hanya seluas 10 persen. Sedangkan, 90 persen atau 9,2 juta hektarnya masih kawasan hutan yang dinilai sebagai potensi cagar.

Baca juga:  Tangkal Radikalisme Lewat Budaya, FKPT Papua Barat Gandeng Pelajar dan Mahasiswa

“Tidak serta merta, perlu proses lebih lanjut karena itu kawasan konservasi,” kata Tjandra usai menghadiri rapat koordinasi yang dihadiri oleh Sekda Papua Barat Nataniel Mandacan, Bupati Manokwari Hermus Indou dan sejumlah pejabat lainnya.

Perlu diketahui, Pembangunan KPR ASN/P3K bersubsidi pengerjaannya telah mulai dilaksanakan pada Selasa 18 Mei lalu. Itu ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor, Sekda Papua Barat Nataniel Mandacan serta para tokoh adat.

Baca juga:  Gathering BPJS Kesehatan Manokwari bersama Wartawan, Dirangkai Peringatan HPN tahun 2025

Dalam rencana jangka panjang, akan dibangun 1.500 unit rumah diatas lahan seluas 60 hektar. Sedangkan, untuk tahap awal dibangun 350 unit dengan lahan seluas 135 m2.

Terdapat dua tipe rumah yang akan dibangun, tipe 36 m2 khusus ASN, P3K golongan 1 dan 2, serta tipe 45 m2 dengan luas lahan 150 m2 untuk pejabat eselon (non subsidi). Direncanakan, pembangunan tahap awal 350 unit selesai dan sudah dapat ditempati pada tahun ini. (LP7/Red)

Latest articles

Pemkab Manokwari Siapkan Digitalisasi Pajak untuk Perkuat PAD

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menjaga kapasitas fiskal daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik. Bupati...

More like this

Pemkab Manokwari Siapkan Digitalisasi Pajak untuk Perkuat PAD

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna...

Musorprov KONI Papua Barat Belum Dijadwalkan, KONI Pusat :Kami Masih Tunggu Karateker

MANOKWARI, Linkpapua.id-Agenda Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat hingga...

Ferry Auparay Ajak Semua Pihak Gotong Royong Cegah Karhutla Meluas di Papua Barat

MANOKWARI, Linkpapua.id- Anggota DPR Papua Barat Ferry Auparay mengajak seluruh pihak untuk bergotong royong...