Pemprov Papua Barat Fokus Pengembangan Koperasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, menekankan pentingnya peran koperasi sebagai organisasi ekonomi yang bertujuan utama meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Waterpauw saat upacara peringatan Hari Koperasi ke-76 di halaman apel Kantor Gubernur Papua Barat, Rabu (12/7/2023).

“Kemajuan usaha koperasi akan membawa peningkatan kesejahteraan anggota. Jika hal itu tidak terwujud, bukan karena teori yang salah, tetapi karena pelaksanaannya yang kurang tepat dan harus diperbaiki,” ujar Waterpauw saat membacakan sambutan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki.

Baca juga:  3 Pos Jaga Kantor Gubernur Papua Barat Butuh Perbaikan Penerangan-Sanitasi

Ia menjelaskan saat ini pemerintah, termasuk Pemerintah Provinsi (Provinsi) Papua Barat dan pemerintah kabupaten, tengah berfokus pada pengembangan koperasi di sektor riil guna membangun ekonomi anggota dan masyarakat. Potensi-potensi yang ada di Papua Barat, seperti pertanian, peternakan, perikanan, dan perdagangan, menjadi fokus utama dalam upaya ini.

Baca juga:  PAL KOAP Tolak Inpres Efisiensi Anggaran: Bisa Hambat Pembangunan Tanah Papua

“Setiap wilayah memiliki potensi unggulan, komunitas, kerajinan, destinasi wisata, dan lainnya. Koperasi harus menjadi pemain utama dalam memanfaatkan potensi unggulan tersebut,” paparnya.

Untuk memajukan koperasi, Waterpauw menekankan pentingnya adanya landasan hukum yang kuat sebagai pegangan bagi semua pihak.

Oleh karena itu, Kementerian Koperasi dan UKM sedang menyusun Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian sebagai pengganti Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Koperasi.

“RUU Perkoperasian ini dirancang untuk mendorong koperasi agar lebih adaptif terhadap perubahan dan perkembangan ekonomi, teknologi, sosial, dan budaya,” tuturnya.

Baca juga:  Jadi Ketua DPW PKS Papua Barat, Syaiful fokus pada 2 program ini

Dengan adanya RUU ini, diharapkan koperasi memiliki kemampuan menjawab tantangan zaman dan memiliki daya saing serta daya saing yang kuat.

Waterpauw yakin dalam 5-10 tahun mendatang, regulasi tersebut akan membawa perubahan signifikan bagi koperasi di Indonesia. Hal ini menjadi momen penting dalam kemajuan koperasi sebagai kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (LP9/Red)

Latest articles

MUI: Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval agustusan, hukumnya haram dalam syariat Islam. MUI...

More like this

Kodam XVIII/Kasuari Siap Dukung Festival Raimuti Jadi Agenda Tahunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kodam XVIII/Kasuari siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melanjutkan Festival Raimuti...

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...