Pemprov Papua Barat Gelar Bimtek Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat memacu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu merambah pasar internasional. Langkah ini bertujuan memperkuat daya saing produk lokal di tengah persaingan ekonomi global.

“Potensi ini harus didukung dengan peningkatan kualitas produk, akses pasar, serta kesiapan pelaku usaha,” ujar Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan saat menghadiri pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) UMKM di Manokwari, Selasa (21/4/2026).

Dominggus menilai sektor perdagangan luar negeri memegang peranan penting sebagai pilar pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, Papua Barat memiliki kekayaan komoditas unggulan yang sangat besar mulai dari sektor perikanan hingga kehutanan.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Siap Buka Seleksi CPNS 2023, Ada 293 Formasi

Berbagai produk olahan berbasis sumber daya lokal juga menyimpan potensi ekspor yang menjanjikan. Namun, Dominggus mengakui para pelaku usaha masih menghadapi tantangan besar dalam menembus pasar luar negeri.

Para pengusaha lokal menemui kendala teknis mulai dari keterbatasan infrastruktur hingga masalah logistik. Pelaku UMKM juga masih minim pemahaman mengenai prosedur dan aturan ekspor yang berlaku.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Papua Barat Bondan Santoso memberikan penjelasan mengenai solusi atas kendala tersebut. Pihaknya merancang kegiatan bimtek untuk mengasah kapasitas para pengusaha.

Baca juga:  ASN Pemprov Papua Barat Malas Ikut Apel, Wagub Ancam Berhentikan

“Tujuan bimtek ini untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pelaku usaha, mendorong inovasi agar produk lebih mandiri dan berdaya saing, serta memberikan pemahaman terkait prosedur dan aturan ekspor,” jelas Bondan.

Pemerintah berupaya memperkuat kesiapan UMKM dalam memenuhi standar internasional. Selain itu, Disperindag fokus membantu pelaku usaha memperluas jaringan akses pasar global.

Panitia menghadirkan tenaga ahli standardisasi produk ekspor dari Kementerian Perdagangan Khairi Burhan. Perwakilan Bank Indonesia (BI) Putu Darma Nugraha dan akademisi Universitas Caritas Indonesia Maria Yettas turut hadir memberikan materi.

Baca juga:  60 Pejabat Pemprov Papua Barat Belum Laporkan LHKPN

Kepala Seksi Pelayanan dan Kepabeanan Dukungan Teknis Bea Cukai Manokwari Freddy juga ikut membekali para peserta. Sebanyak 12 pelaku UMKM asal Manokwari mengikuti kegiatan ini secara intensif.

Perwakilan pelaku usaha dari lima kabupaten di seluruh Papua Barat juga menghadiri forum tersebut. Pemerintah menaruh harapan besar agar para pengusaha lokal ini segera naik kelas menjadi eksportir tangguh. (LP14/red)

Latest articles

Piala Bergilir Pesparawi Nasional Diarak di Manokwari, Panitia Gaungkan Dukungan Warga

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mengarak piala bergilir presiden RI dan piala bergilir Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN)...

More like this

Piala Bergilir Pesparawi Nasional Diarak di Manokwari, Panitia Gaungkan Dukungan Warga

MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mengarak piala bergilir...

Peserta Pesparawi Nasional XIV Mulai Tiba di Manokwari, Panitia Klaim Kesiapan Akomodasi Matang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mulai tiba di...

Pemprov Papua Barat Larang Penjualan Minuman Beralkohol Jelang Pesparawi XIV Nasional

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melarang sementara penjualan minuman beralkohol di...