Pemprov Papua Barat Serahkan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Turun 18,20%, Belanja 23,74%

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemprov Papua Barat menyerahkan dokumen KUA-PPAS 2026 dalam rapat paripurna DPR Papua Barat yang terjadi penurunan pendapatan 18,20 persen dan belanja 23,74 persen. Dewan menekankan agar anggaran tetap berpihak pada rakyat kecil di tengah penurunan fiskal.

“Diharapkan dalam program 2026 benar-benar menyentuh rakyat kecil dan membangun sesuai amanat otonomi khusus,” ujar ujar Wakil Ketua (Waka) I DPR Papua Barat Petrus Makbon yang memimpin rapat paripurna di Hotel Aston Niu, Manokwari, Kamis (20/11/2025).

Baca juga:  Pansel Umumkan 3 Besar Seleksi Pejabat Eselon II Pemprov Papua Barat, Ini Daftarnya

Dia mengatakan dewan berkomitmen mengawal KUA-PPAS 2026 agar menjadi instrumen nyata peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, penting memastikan seluruh kebijakan anggaran tidak hanya berhenti pada dokumen.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menjelaskan KUA-PPAS memuat arah kebijakan daerah sesuai visi misi pemerintah provinsi. Ia mengatakan KUA-PPAS menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam pembangunan dan pelayanan publik.

Dominggus menyebut pendapatan daerah 2026 turun 18,20 persen akibat penurunan Dana Bagi Hasil Migas Otsus yang kini ditransfer langsung ke tujuh kabupaten. Ia mengatakan kebijakan belanja daerah juga turun 23,74 persen dari tahun sebelumnya.

Baca juga:  Pesan Keberagaman Bupati Kasihiw di MTQ: Rawat Toleransi, Sambut Perubahan

Struktur pendapatan APBD 2026 tercatat sebesar Rp 4,09 triliun dan terdiri dari PAD, pendapatan transfer, serta pendapatan sah lainnya. Total belanja daerah dianggarkan Rp 4,10 triliun dengan komposisi belanja operasi, modal, tak terduga, dan transfer kabupaten.

Meskipun pendapatan dan belanja provinsi turun, transfer ke kabupaten justru meningkat 82,23 persen. Kenaikan ini mencapai Rp 856,65 miliar dibanding tahun sebelumnya.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Rencana Bangun Situs Sejarah Misi Katolik di Fakfak

Dominggus berharap DPRP dapat membahas KUA-PPAS secara mendalam untuk memastikan pembangunan berjalan optimal. Ia menegaskan keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi erat antara eksekutif dan legislatif.

Rapat paripurna turut dihadiri Ketua DPRP Orgenes Wonggor dan Waka II Syamsuddin Seknun. Selain itu, anggota DPR Papua Barat, pimpinan OPD, serta unsur Forkopimda. (LP14/red)

Latest articles

Polda Papua Barat Intensif Berantas Kejahatan Jalanan, 41 Kasus Terungkap dalam...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres jajaran menangani sebanyak 41 kasus kejahatan jalanan yang...

More like this

Polda Papua Barat Intensif Berantas Kejahatan Jalanan, 41 Kasus Terungkap dalam Enam Bulan

MANOKWARI, Linkpapua.id– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat bersama Satuan Reserse Kriminal...

Bawa Foto Pelatih yang Wafat, Kontingen MGN Papua Tampil Memukau di Pesparawi Nasional XIV

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Provinsi Papua tampil memukau pada kategori musik gereja nusantara (MGN)...

Didampingi Gubernur, Kontingen Sulut Bersyukur Bisa Tampil di Pesparawi Nasional XIV

MANOKWARI, LinkPapua.id - Kontingen Sulawesi Utara (Sulut) bersyukur dapat mengikuti seluruh rangkaian Pesparawi Nasional...