MAYBRAT, LinkPapua.id – Kelompok Pemuda Peduli Keamanan Maybrat (PPKM), Papua Barat Daya, berencana menggelar deklarasi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Deklarasi itu juga dibarengi konsolidasi pemuda dan masyarakat di 24 distrik, 259 kampung, dan 1 kelurahan.
“Pemuda Maybrat meminta kepada seluruh masyarakat dan intelektual bersama menciptakan stabilitas dan keamanan di Maybrat,” ujar tokoh PPKM, Naftali Kinho, dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026).
Naftali mengatakan keamanan menjadi syarat agar pembangunan, investasi, aktivitas usaha, dan sektor pariwisata dapat berjalan dengan baik. Menurutnya, kondisi yang kondusif memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun pendatang yang berkunjung ke Maybrat.
Dia menilai situasi keamanan di Maybrat masih menjadi perhatian setelah penembakan terhadap 2 anggota TNI AL dan 3 warga sipil, baru-baru ini. Karena itu, PPKM mendorong adanya upaya bersama untuk menciptakan stabilitas keamanan di daerah tersebut.
“Kami sarankan Pak Bupati (Karel Murafer) dan jajaran mencari solusi untuk mengatasi keamanan. Sesuai dengan visi Bupati Maybrat: Terwujudnya Kabupaten Maybrat yang Aman, Maju, Sejahtera, dan Mandiri,” katanya.
Naftali menyatakan pihaknya mendukung langkah dan kebijakan Bupati Maybrat dalam menyelesaikan persoalan keamanan. PPKM juga menyiapkan konsolidasi masyarakat dan pemuda menjelang deklarasi stabilitas kamtibmas.
Dia turut mengajak masyarakat menjaga stabilitas keamanan dan tidak memperkeruh situasi. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat perlu terlibat menjaga persatuan di Maybrat.
“Kita semua tidak boleh terprovokasi. Pemuda Peduli Keamanan Maybrat minta kepada pemerintah daerah (pemda) memberikan dukungan kelompok pemuda bergerak untuk kesiapan deklarasi stabilitas kamtibmas dalam waktu dekat,” ucapnya. (*/red)













