MANOKWARI, LinkPapua.id – Aprilya, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Manokwari, Papua Barat, kembali mengandalkan program tersebut saat melahirkan anak ketiganya. Sejak kehamilan dan persalinan anak pertama hingga anak ketiga, dia selalu menggunakan JKN untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Dari anak pertama sampai anak ketiga, saya selalu menggunakan JKN. Saya bersyukur sekali karena selama kehamilan saya bisa melakukan pemeriksaan tanpa harus mengeluarkan biaya. Jadi, saya bisa lebih tenang menjalani kehamilan sampai persalinan,” kata Aprilya dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026).
Aprilya menjalani pemeriksaan kehamilan hingga persalinan di Puskesmas SP IV Prafi, Manokwari. Menurutnya, kepesertaan JKN membuatnya lebih tenang karena biaya pelayanan kesehatan dijamin sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengalaman menggunakan JKN juga tetap dirasakan setelah Aprilya berpindah domisili. Dia mengaku masih dapat mengakses pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan dan ketentuan kepesertaan.
“Walaupun saya sudah pindah domisili, saya tetap bisa mengakses pelayanan kesehatan. Menurut saya, ini sangat membantu karena kita tidak pernah tahu kapan akan membutuhkan pelayanan kesehatan,” ujarnya
Selama menjalani pelayanan di Puskesmas SP IV Prafi, Aprilya menilai petugas memberikan pelayanan yang baik. Dia menyebut petugas ramah dan memberikan informasi dengan jelas selama pemeriksaan hingga persalinan.
“Saya puas dengan pelayanan yang diberikan. Petugasnya ramah, profesional, dan memberikan informasi dengan jelas. Jadi saya merasa nyaman selama pemeriksaan sampai proses persalinan,” ungkapnya.
Setelah melahirkan anak ketiganya, Aprilya langsung memastikan bayinya terdaftar sebagai peserta JKN. Dia menilai perlindungan kesehatan penting disiapkan sejak bayi lahir.
“Saya juga tidak lupa untuk mendaftarkan bayi saya sebagai peserta JKN. Dengan mendaftarkan anak sebagai bagian dari program JKN, saya merasa lebih tenang dan aman karena anak saya juga sudah mendapatkan perlindungan kesehatan,” jelasnya.
Aprilya mengatakan kebutuhan pelayanan kesehatan dapat muncul kapan saja. Karena itu, dia menilai perlindungan kesehatan tidak hanya diperlukan untuk ibu, tetapi juga seluruh anggota keluarga.
“Sebagai orang tua, tentu kita ingin anak selalu sehat. Tetapi, kalau sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan, kita sudah memiliki perlindungan. Saya merasa lebih aman karena keluarga kami mendapatkan perlindungan kesehatan bersama Program JKN,” tambahnya.
Tiga kali menjalani kehamilan dan persalinan dengan JKN membuat Aprilya semakin yakin dengan manfaat kepesertaan tersebut. Dia berharap pelayanan JKN terus mudah dan cepat diakses masyarakat, terutama ibu hamil.
“Saya berharap BPJS Kesehatan bisa terus hadir dan memberikan pelayanan yang mudah, cepat, serta terus membantu para ibu hamil di luar sana agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal dan berkelanjutan,” ucapnya. (LP14/red)













