MANOKWARI, Linkpapua.id-Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat mencatat jumlah penerbangan pada Maret 2026 mencapai 1.219 penerbangan, atau meningkat 18,46 persen dibanding Februari 2026 yang tercatat sebanyak 1.029 penerbangan.
Kepala BPS Papua Barat, Merry, menjelaskan bahwa peningkatan ini juga diikuti oleh naiknya jumlah penumpang angkutan udara.
“Jumlah penumpang pada Maret 2026 tercatat sebanyak 48.369 orang, meningkat dari Februari yang mencapai 37.087 penumpang,” ujarnya.
Selain itu, volume barang yang diangkut melalui jalur udara pada Maret 2026 juga mengalami peningkatan, yakni mencapai 598,32 ton dibanding bulan sebelumnya.
Secara rinci, peningkatan jumlah penerbangan secara bulanan (month-to-month) terjadi di delapan bandara di Papua Barat. Bandara Siboru di Fakfak mencatat kenaikan sebesar 32,86 persen, Bandara Utarum di Kaimana 18,97 persen, dan Bandara Wasior di Teluk Wondama 3,57 persen.
Selanjutnya, Bandara Bintuni di Teluk Bintuni mengalami peningkatan 10,71 persen, Bandara Babo 5,71 persen, serta Bandara Merdey 12,50 persen. Sementara itu, Bandara Rendani di Manokwari mencatat kenaikan sebesar 24,03 persen dan Bandara Anggi di Pegunungan Arfak menjadi yang tertinggi dengan lonjakan 66,67 persen.
Di sisi lain, jumlah penerbangan di Bandara Abresso, Manokwari Selatan, tidak mengalami perubahan dibandingkan Februari 2026.(LP3/Red)








