Pengumuman CPNS Raja Ampat, Ini Penjelasan Bupati AFU

Published on

Raja Ampat – Pengumuman hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2020, hingga kini belum dilalukan. Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati menilai hal tersebut ada baiknya.

“Ada 6 daerah di Papua Barat, yang belum mengumumkan hasil CPNS. Ini bagian dari perhatian pemerintah daerah terkait kuota 80-20,” jelas AFU, Rabu (2/9/2020).

Ia secara pribadi menginginkan 100 persen kuota CPNS itu diberikan kepada anak asli Papua. Namun dalam pandangannya, banyak warga nusantara yang ingin menjadi ASN dan berbakti di Raja Ampat.

Baca juga:  Pemkamp Yensawai Timur Salurkan BLT-DD dan Dana HUT RI

Dari hasil pertemuan sebelumnya bersama Menpan-RB, pemerintah daerah diminta meninjau kembali hasil kuota 80:20.

“Jika ada yang tidak lolos karena deretan nomor rangking jauh, akan diakomodir pada formasi khusus. Namun ada indikator yang dipertanggung jawabkan agar orang Raja Ampat lolos tanpa tes pada formasi khusus 2018,” terangnya.

Baca juga:  LMA Ambel Waigeo Raja Ampat Didorong Jadi Pelopor Tata Kelola Adat Modern

Ia mengaku hasil CPNS sudah berada di BKD Raja Ampat, namun belum mengakomodir kuota 80 persen OAP. Ini menurutnya bukan untuk membedakan tetapi demi mengakomodir anak asli Raja Ampat.

“Untuk pemetaan sudah selesai dan diserahkan ke BKD provinsi. Kami meminta formasi 2019 dan 2020, harus ditambahkan, agar besar peluang bagi anak Raja Ampat,” paparnya.

Baca juga:  Hendry A.G. Wairara Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Golkar Raja Ampat

Dijelaskan, setelah melakukan pertemuan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), diberikan sebuah advis, yaitu 19-20 untuk penerimaan 2021.

“Itu formasi yang diberikan sekaligus dari 2019 sampai 2020, Jika kemarin sudah diumumkan, maka formasi itu akan hilang artinya tidak diberikan untuk Raja Ampat,” cetus AFU. (LPB4/Red)

Latest articles

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

0
MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa penyidik Ditreskrimum Polda Papua Barat telah melaksanakan gelar perkara terkait...

More like this

OJK dan Pemkab Raja Ampat Dorong Pelajar Gemar Menabung Lewat Gerakan Noken–Kapowen

RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat...

Pemilik Hak Ulayat Buka Palang Adat Pulau Wayag, Harap Akses Wisata Kembali Normal

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Pemilik hak ulayat dari tujuh marga masyarakat adat suku Kawei...

Kemenhan Serahkan Motor Operasional untuk Lembaga Adat Raja Ampat

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk Lembaga Masyarakat...