Penyu Makin Langka, Polairud Ajak Masyarakat Pesisir Manokwari Ikut Peduli

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com – Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Manokwari terlibat dalam pelestarian penyu di Kampung Meinyunfoka, Distrik Manokwari Utara. Keterlibatan Polairud sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat pesisir.

Kepala Satuan Polairud Polres Manokwari Ipda Edi Sutrisno mengatakan pembinaan masyarakat perairan dan pantai menjadi salah satu tupoksi yang dilaksanakannya. Program pelestarian penyu adalah bagian dari tugas itu.

”Salah satu program pembinaan bagi masyarakat perairan selama ini telah berjalan yaitu penangkaran penyu ini. Kita lanjutkan program ini karena sangat strategis dan rasa tanggung jawab. Apalagi penyu merupakan hewan yang dilindungi sehingga semua pemanfaatan baik untuk konsumsi maupun lainnya termasuk tindak pidana,” ungkap dia, Senin (25/5/2021) saat mengunjungi lokasi penangkaran penyu.

Baca juga:  Yayasan Insan Berdaya Bagikan Bama ke Ibu-ibu Majelis Taklim

Dikatakannya, pihaknya juga mendorong agar penangkaran penyu di kampung tersebut dapat menjadi wisata edukasi bagi masyarakat. Dengan begitu maka masyarakat lainnya juga berpartisipasi dalam pelestarian penyu.

Edi mengungkapkan, keberadaan penyu sudah semakin langka. Karena itu pelestariannya menjadi tanggung jawab bersama.

Sementara itu pengelola penangkaran di Kampung Meinyunfoka, Nathaniel Mirino mengungkapkan, upaya penangkaran penyu ini dilakukan agar populasi dari hewan tersebut dapat selalu terjaga.

Baca juga:  Perkuat Cabor Panahan Papua Barat di PON, Orpa Harumkan STIMIK Kreatindo

”Wilayah kita ini merupakan jalur dari penyu bertelur sehingga kita harus berpartisipasi untuk menjaganya. Dari sosialisasi yang kami dapatkan penyu berperan menjaga lingkungan pantai,” katanya.

Kata Mirino, penyu ini makannya ubur-ubur sehingga membantu meminimalisir jumlah ubur-ubur. Keberadaan ubur-ubur dalam jumlah banyak bisa memakan ikan kecil yang berdampak pada nelayan yang menggantungkan kehidupan dengan mencari ikan.

Diakuinya dalam upaya penangkaran penyu banyak hambatan yang dihadapi. Namun dengan kerja sama yang baik dengan satuan Polairud Polres Manokwari penangkaran penyu bertahan hingga saat ini.

Baca juga:  HUT Pekabaran Injil, GKI Serukan Pertobatan untuk Jawab Krisis Kemanusiaan di Papua

“Masyarakat yang berdomisili di sepanjang pantai juga mulai sadar untuk ikut menjaga keberlangsungan penyu di wilayahnya. Jika ada masyarakat yang mendapatkan telur penyu mereka bawa ke sini untuk bisa ditetaskan. Saat sudah menetas dan sudah bisa dilepas maka akan dilepaskan ke pantai,” jelasnya.

Pihak kepolisian sendiri akan terus menyosialisasikan agar masyarakat tidak mengonsumsi atau menangkap penyu. Pihak Polairud menegaskan akan bertindak tegas terhadap segala aktivitas yang mengancam kelestarian penyu.(LP3/Red)

Latest articles

Haryono May: Pelatih dan Wasit Harus Jadi Pilar Kemajuan Basket Daerah

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Papua Barat resmi menutup rangkaian Pelatihan Pelatih dan Wasit Lisensi C Zona...

More like this

Mugiyono Sebut TMMD Wujud Sinergi Bangun Kampung di Manokwari Utara

‎MANOKWARI, Linkpapua.id– Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengajak masyarakat Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara,...

Haryono May Dorong Pemda Perhatikan Kesejahteraan Petugas Sampah di Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id-Anggota DPRK Manokwari, Haryono K.M. May, mendorong Pemerintah Kabupaten Manokwari agar memberikan perhatian...

Komisi III DPRK Manokwari Tinjau Proyek Jalan di Soribo dan Pasirido

MANOKWARI, Linkpapua.id – Memasuki hari ketiga monitoring Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari Tahun...