MANOKWARI, Linkpapua.id – Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional yang akan digelar di Manokwari pada Juni 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pembinaan seni dan pelayanan gerejawi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Barat, Lamek Dowansiba, mengatakan kehadiran ribuan peserta dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia menjadi peluang besar bagi pelaku usaha di Papua Barat, khususnya di Manokwari.

“Dengan pelaksanaan event nasional di Manokwari diharapkan juga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi mama-mama Papua dan juga pelaku usaha kreatif,” ujar Lamek, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, berbagai sektor usaha akan merasakan dampak langsung dari penyelenggaraan Pesparawi, mulai dari usaha kuliner, kerajinan tangan, transportasi, hingga sektor perhotelan dan jasa lainnya.
Lamek juga menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada Manokwari sebagai tuan rumah Pesparawi nasional. Ia menilai kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk menunjukkan keramahan masyarakat Papua Barat kepada seluruh tamu yang datang.
“Kita harus menjadi tuan rumah yang baik. Semua komponen masyarakat perlu mendukung dan menyukseskan kegiatan ini agar para tamu yang hadir merasa aman, nyaman, dan membawa kesan positif tentang Manokwari,” katanya.
Ia mengajak pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
“Kesuksesan Pesparawi bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia dan pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Mari kita tunjukkan bahwa Manokwari mampu menjadi tuan rumah yang ramah dan berkelas untuk event nasional,” tandasnya yang juga merupakan Senator Papua Barat itu.(LP3/Red)








