Pj Sekprov PB Lepas 22 Kadistrik Ikut Pendidikan Profesi Kepamongprajaan di IPDN

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Penjabat Sekda Papua Barat Yacob Fonataba melepas 22 kepala distrik untuk mengikuti pendidikan program profesi kepamongprajaan. Pelepasan berlangsung di kantor Gubernur Papua Barat, Senin (17/2/2025).

Dalam arahannya, Fonataba menjelaskan, pendidikan program profesi kepamongprajaan bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam penyelenggaraan tugas. Diharapkan, lewat pelatihan ini kepala distrik akan menciptakan pelayanan pemerintahan yang lebih baik,

“Pendidikan profesi ini merupakan kerja sama antara pemerintah Papua Barat dan Kementerian Dalam Negeri untuk mengirim peserta didik para kepala distrik untuk mengikuti program pendidikan profesi kepamongprajaan,” ujarnya.

Baca juga:  Hermus Jamin Kuota 80 Persen untuk OAP sudah Terpenuhi

Fonataba menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti program pendidikan profesi ini adalah mereka yang memiliki latar belakang berasal dari lulusan sekolah umum. Sementara syarat menjadi kepala distrik saat ini adalah harus memiliki pengetahuan dari pemerintahan dan sertifikat kepamongprajaan.

Pemprov PB berharap dengan pendidikan yang akan ditempuh, kepala-kepala distrik dapat mengikuti pendidikan dengan baik dan menaati semua aturan yang diberlakukan oleh pihak kampus IPDN. Fonataba berharap agar ilmu pemerintahan yang diperoleh dapat diterapkan di tempat tugas masing-masing.

Baca juga:  Proyek Tangguh Train 3 Masuki Fase Penyelesaian, Demobilisasi Pekerja Segera Dilakukan

“Dengan pemberian petaka bendera Papua Barat saya melepas peserta program pendidikan profesi kepamongprajaan dengan pesan jaga kesehatan, jaga nama baik Papua Barat,” tuturnya.

Salah satu peserta program pendidikan profesi kepamongprajaan Mr Wouw, mengatakan bahwa seluruh peserta program pendidikan profesi kepamongprajaan berjumlah 30 orang. Dirinya mengatakan bahwa peserta akan bertolak dari Manokwari pada tanggal 19 Februari menuju Jakarta.

“Kami mengikuti program pendidikan profesi kepamongprajaan dibagi menjadi 2 tahap tahap awal sekitar 5 bulan dan kami akan kembali ke Manokwari setelah itu akan mengikuti tahap ke 2 sekitar 4 bukan sehingga total sekitar 9 bulan,” terangnya.

Baca juga:  Forkopimda-KPU Manokwari Sepakat Pemilu 2024 Tertib dan Berintegritas

Ia mewakili seluruh peserta menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Papua Barat yang telah memberikan kesempatan pertama untuk mengikuti program pendidikan profesi kepamongprajaan.

Mr Wouw menerangkan selama mengikuti pendidikan, tugas-tugas di daerah akan tetap berjalan. Sekretaris distrik mengambil alih tanggung jawab sementara. (LP14/red)

Latest articles

Pengakuan Junior Korban Pengeroyokan SMK Taruna Manokwari: Disuruh Simpan Buku lalu...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Seorang siswa junior di SMA Taruna Nusantara Manokwari, Papua Barat, membeberkan kronologi pengeroyokan massal yang dilakukan oleh para seniornya. Aksi kekerasan...

More like this

Konflik Senior-Junior SMK Taruna Manokwari, 30 Siswa Diduga Terlibat Aktif

MANOKWARI, LinkPapua.id - Aksi pengeroyokan massal yang melibatkan puluhan senior terhadap junior terjadi di...

Kasus SMA Taruna Manokwari, DPRP Papua Barat Panggil Kadisdik-Kepsek

MANOKWARI, LinkPapua.id - DPRP Papua Barat bereaksi keras atas insiden pengeroyokan massal senior terhadap...

Ketua DPRP Papua Barat Lepas Jenazah Yurthinus Mandacan untuk Dimakamkan

MANOKWARI, LinkPapua.id - Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor melepas jenazah Yurthinus Mandacan secara...