Pj Sekprov PB Lepas 22 Kadistrik Ikut Pendidikan Profesi Kepamongprajaan di IPDN

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Penjabat Sekda Papua Barat Yacob Fonataba melepas 22 kepala distrik untuk mengikuti pendidikan program profesi kepamongprajaan. Pelepasan berlangsung di kantor Gubernur Papua Barat, Senin (17/2/2025).

Dalam arahannya, Fonataba menjelaskan, pendidikan program profesi kepamongprajaan bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam penyelenggaraan tugas. Diharapkan, lewat pelatihan ini kepala distrik akan menciptakan pelayanan pemerintahan yang lebih baik,

“Pendidikan profesi ini merupakan kerja sama antara pemerintah Papua Barat dan Kementerian Dalam Negeri untuk mengirim peserta didik para kepala distrik untuk mengikuti program pendidikan profesi kepamongprajaan,” ujarnya.

Baca juga:  Masyarakat Pegaf Minta Pembangunan Jalan Penghubung Antarkampung

Fonataba menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti program pendidikan profesi ini adalah mereka yang memiliki latar belakang berasal dari lulusan sekolah umum. Sementara syarat menjadi kepala distrik saat ini adalah harus memiliki pengetahuan dari pemerintahan dan sertifikat kepamongprajaan.

Pemprov PB berharap dengan pendidikan yang akan ditempuh, kepala-kepala distrik dapat mengikuti pendidikan dengan baik dan menaati semua aturan yang diberlakukan oleh pihak kampus IPDN. Fonataba berharap agar ilmu pemerintahan yang diperoleh dapat diterapkan di tempat tugas masing-masing.

Baca juga:  Polda Papua Barat Gelar Anjangsana ke Purnawirawan Polri Sambut HUT Bhayangkari

“Dengan pemberian petaka bendera Papua Barat saya melepas peserta program pendidikan profesi kepamongprajaan dengan pesan jaga kesehatan, jaga nama baik Papua Barat,” tuturnya.

Salah satu peserta program pendidikan profesi kepamongprajaan Mr Wouw, mengatakan bahwa seluruh peserta program pendidikan profesi kepamongprajaan berjumlah 30 orang. Dirinya mengatakan bahwa peserta akan bertolak dari Manokwari pada tanggal 19 Februari menuju Jakarta.

“Kami mengikuti program pendidikan profesi kepamongprajaan dibagi menjadi 2 tahap tahap awal sekitar 5 bulan dan kami akan kembali ke Manokwari setelah itu akan mengikuti tahap ke 2 sekitar 4 bukan sehingga total sekitar 9 bulan,” terangnya.

Baca juga:  Antisipasi Darurat, Pemkab Mansel Bentuk Skenario dan Pembagian Tugas Hadapi Banjir

Ia mewakili seluruh peserta menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Papua Barat yang telah memberikan kesempatan pertama untuk mengikuti program pendidikan profesi kepamongprajaan.

Mr Wouw menerangkan selama mengikuti pendidikan, tugas-tugas di daerah akan tetap berjalan. Sekretaris distrik mengambil alih tanggung jawab sementara. (LP14/red)

Latest articles

DPRK Teluk Wondama Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Minta Pemkab Benahi PAD

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 menjadi peraturan daerah. Meski...

More like this

Tak Terhalang Domisili, Peserta JKN Asal Biak Rasakan Pelayanan Optimal di Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Kabupaten Biak, Papua, tetap memperoleh...

Dominggus Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja GKI Betel Bremi, Sumbang 500 Sak Semen

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung...

Turnamen Voli Komunitas Manokwari Sukses Digelar, Kompas Tampil Sebagai Juara

MANOKWARI, Linkpapua.id – Turnamen Bola Voli Komunitas Manokwari yang diikuti 18 tim dari berbagai...