MANOKWARI, LinkPapua.id – Polda Papua Barat memperketat pengamanan di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni dengan membangun tiga pos Brimob baru. Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk menghalau gangguan keamanan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM).
“Wilayah Moskonan Utara dan Moskona Utara Jauh masih terus kami pantau. Tahun ini, kami mulai bangun tiga pos Brimob,” ucap Kapolda Papua Barat, Irjen Johnny Eddizon Isir, dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026).
Pembangunan infrastruktur keamanan ini bertujuan untuk mempertebal perlindungan di titik-titik rawan konflik. Johnny menyebut keberadaan pos tersebut sangat krusial mengingat eskalasi gangguan KKB yang masih terjadi.
Polda Papua Barat juga memperkuat kolaborasi dengan Kodam XVIII/Kasuari dalam menjaga stabilitas di wilayah Moskona. Saat ini, personel bawah kendali operasi (BKO) dari Batalyon Infanteri 401/Alugoro telah ditempatkan di lokasi tersebut.
Kebijakan ini merupakan evaluasi dari rentetan aksi penembakan maut yang dilakukan KKB sepanjang tahun 2025. Salah satu insiden berdarah terjadi di Kampung Moyeba yang menyebabkan satu personel TNI gugur dan senjatanya dirampas.
“Kepolisian juga terus bersinergi dengan pemerintah daerah setempat, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat guna mengoptimalkan langkah-langkah mitigasi yang efektif,” kata Johnny.
Selama proses pembangunan pos berlangsung, aparat gabungan tetap menggencarkan patroli berkala di seluruh penjuru Teluk Bintuni. Hal ini dilakukan untuk menjamin rasa aman masyarakat dari ancaman kelompok separatis. (*/red)
