MANOKWARI, LinkPapua.id – Polresta Manokwari, Papua Barat, mengakui mengalami kendala dalam mengungkap pelaku tabrak lari yang menewaskan Marvel Rumbin. Polisi menegaskan penangkapan tidak bisa dilakukan tanpa bukti kuat dan valid.
“Kami dari pihak kepolisian melalui Satuan Lalu Lintas telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengidentifikasi pelaku tabrak lari terhadap anak kita Marvel,” ujar Wakapolres Manokwari Kompol Agustina Sineri di lampu merah Jalan Makalow, Senin (24/11/2025).

Penyelidikan Satlantas disebut sudah mengarah pada seseorang. Namun, polisi masih membutuhkan kejelasan tambahan terkait bukti yang ada.
“Polisi tidak bisa serta merta menangkap seseorang tanpa bukti yang kuat,” tegasnya.

Agustina mengatakan prinsip kehati-hatian sangat penting untuk menjaga citra kepolisian. Dia menyebut penangkapan yang tergesa-gesa bisa menimbulkan masalah baru.
Proses yang memakan waktu membuat keluarga korban kecewa. Mereka memblokade jalan dan membakar ban di perempatan lampu merah Makalow sebagai bentuk protes.
“Aksi pemalangan disertai pembakaran ban di perempatan lampu merah Makalow merupakan bentuk ketidakpuasan keluarga kepada pihak kepolisian karena pelaku belum ditangkap,” ungkap Sineri.
Polresta Manokwari menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga Marvel. Polisi berjanji tetap berkomitmen menuntaskan kasus ini.
“Kami memohon maaf jika dalam penanganan kasus ini ada sikap dan tutur kata pihak kepolisian yang telah mengecewakan dan menyakiti. Kami juga turut berduka cita atas meninggalnya Marvel. Kepolisian akan berusaha dan berkomitmen bahwa kasus ini akan kami ungkap,” bebernya.
Polisi meminta bantuan keluarga dan masyarakat untuk memberikan informasi terkait pelaku. Data tambahan diharapkan bisa mempercepat pengungkapan kasus.
“Kami sangat mengharapkan bantuan terutama dari pihak keluarga korban dan juga masyarakat jika ada yang mengetahui keberadaan daripada pelaku alangkah baiknya dengan kesadaran memberikan informasi kepada kami sehingga tidak menimbulkan masalah baru,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, keluarga Marvel Rumbin memblokade Jalan Makalow, Manokwari, Papua Barat, Senin (24/11/2025), untuk menuntut polisi segera menangkap pelaku tabrak lari. Aksi itu membuat arus lalu lintas di kawasan perempatan lampu merah lumpuh total.
“Kami menggelar aksi hari ini bukan tanpa sebab. Polisi telah berjanji akan menangkap pelaku secepatnya dan selama dua minggu kami menunggu dan belum ada kejelasan,” ujar ayah korban, Yulius Besin. (LP14/red)








