Program listrik 35.000 MW di Papua Barat terus digenjot

Published on

Manokwari- PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (persero) terus menggenjot program 35.000 Mega Watt untuk mewujudkan pemerataan listrik di wilayah Provinsi Papua Barat.

General Menager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Papua, Riesal Rimtahi Hasoloan di Manokwari, Jumat (16/10) menjelaskan bahwa di Papua Barat ada beberapa daerah yang menjadi target dalam program ini.

Selain Manokwari, pihaknya memperkuat dengan membangun mesin pembangkit Raja Ampat, Sorong, Fakfak, Teluk Bintuni serta Kaimana.

Ia menyebutkan, di Manokwari pihaknya telah membangun pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) dengan kapasitas 20 MW. Penambahan kapasitas 20 MW pun akan dilakuan sebelum membangun gardu induk serta transmisi hingga di wilayah Distrik Prafi.

Baca juga:  Kemenag Papua Barat Gelar Pameran UMKM, Pemprov Ajak Warga Cintai Produk Anak Muda

“Untuk Sorong kami juga sudah membangun PLTMG. Di sana kapasitasnya lebih besar yakni 50 Mega Watt. Di Sorong juga akan kami bangun PLTU dengan kapasitas 4×7 MW,” ujarnya lagi.

Berikutnya di Teluk Bintuni PLN akan membangun PLTMG berkapasitas 10 MW. Pembangunan yang sama akan dilakukan di Kaimana dan Fakfak masing-masing 10 MW.

Baca juga:  Kadin Papua Barat Serahkan Hewan Kurban Ketum Anindya Bakrie ke Pesantren di Manokwari

“Termasuk Raja Ampat, tapi di Raja Ampat masih kita revisi mengingat beban daya di sana saat ini masih berada di bawah 10 MW. Untuk kebutuhan lahan pemerintah daerah sudah siapkan dan kita akan terus berkoordinasi,” sebut Riesal.

Terkait persiapan lahan, di Kabupaten Kaimana pun sudah dibahas bersama pemerintah daerah setempat. Lahan telah siap dan dihibahkan kepada PLN.

“Lahan di Kaimana sebelumnya ada sedikit kendala karena masuk pada jalur penerbangan. Sudah kita selesaikan bersama, sudah di survei dan dikaji. Masih aman karena jarak antara bandara dengan lokasi sekitar 30 km,” kata dia juga.

Baca juga:  Yasman Akui Kompleksnya Tantangan PPP di 2024: Kader Harus Kerja Keras

Riesal menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan listrik di Teluk Bintuni PLN selama ini bekerja sama dengan LNG Tangguh untuk kapasitas suplay 8MW. Dari kerja sama itu sudah dibangun jaringan 20 kilovolt dari LNG sampai ke Bintuni.

Pembangunan PLTMG kapasitas 10 MW akan dilakukan di lokasi yang berdekatan dengan area operasi LNG. Transmisinya ditingkatkan menjadi 70 Kv di jalur atas untuk memperkecil gangguan. (LPB1/red)

Latest articles

Penyegaran Organisasi Polri, Sejumlah Pejabat Polda Papua Barat Dapat Jabatan Baru

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan mutasi jabatan sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan kepada...

More like this

Kongres IKAPTK Papua Barat, Benhur Yomi Mano Tekankan Pengabdian Tulus Pamong Praja

MANOKWARI, LinkPapua.id – Komisioner Wilayah V Timur DPN Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan...

‎Gubernur Dominggus Minta Alumni IKAPTK Jaga Integritas-Perkuat Pengabdian untuk Papua Barat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta alumni Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan...

IKAPTK Papua Barat Gelar Reuni Akbar dan Kongres II, Perkuat Soliditas Alumni Pamong Praja

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Papua Barat menggelar Reuni...