Proyek Jalan di Tengah Hutan Bintuni Dikerjakan Diam-Diam, Tak Ada Papan Nama

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Sebuah proyek pengecoran jalan mencurigakan ditemukan di kawasan hutan Distrik Manimeri, Teluk Bintuni, Papua Barat. Proyek itu dikerjakan diam-diam tanpa papan nama dan belum jelas sumber anggarannya.

Pantauan di lokasi, jalan yang dicor memiliki lebar sekitar enam meter lengkap dengan drainase di kanan dan kiri. Namun, proyek ini berada di tengah hutan yang tak memiliki satu pun rumah penduduk.

Pengerjaan jalan itu sudah mencapai sekitar 35 meter, lalu terhenti di tepi sungai yang belum memiliki jembatan. Kondisi fisiknya terlihat masih baru, menandakan pekerjaan belum lama dilakukan.

Baca juga:  21 Tahun Teluk Bintuni, Ali Baham Ingatkan Jaga Kearifan Lokal

Di titik lain jalan tersebut, tampak tumpukan batu koral dan semen tertutup terpal. Sama seperti jalan yang sudah dicor, ujung jalan itu juga mentok di sungai tanpa jembatan.

“Tidak tahu siapa yang mau lewat di jalan ini. Karena di depan itu sudah buntu. Di depan itu ada sungai dan belum ada jembatannya,” ujar seorang operator kayu chainsaw bernama Feri kepada LinkPapua.id di lokasi, Selasa (5/8/2024).

Baca juga:  DPRK Soroti Kualitas Pendidikan Teluk Wondama, Banyak Lulusan Belum Bisa Baca-Tulis

Informasi yang dihimpun menyebut proyek itu mulai dikerjakan pada Februari 2025. Namun, pekerjaan jalan itu tiba-tiba dihentikan. Informan LinkPapua.id menyebut proyek jalan itu rencananya akan dibangun sepanjang 1 kilometer dengan lebar enam meter.

“Tapi, saya tidak tahu apakah proyek ini masuk dalam anggaran Dinas PUPR atau tidak. Karena semua anggaran proyek di OPD-OPD ini kan belum ada yang jala,” ungkap informan tersebut.

Baca juga:  Unipa Wisuda 428 Lulusan, 27 Orang Raih Cumlaude

Sumber lain menyebut, jika proyek itu benar masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas PUPR tahun anggaran 2025, maka pengerjaannya melanggar aturan. Proyek itu masuk kategori pekerjaan mendahului kontrak, padahal tidak ada alasan mendesak.

“Apa mendesaknya pembangunan jalan ini? Tidak ada juga rumah penduduk di sekitarnya,” ucapnya.

Keterangan ini diperkuat pernyataan Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Teluk Bintuni, Jonatir Nadeak. Saat diminta konfirmasi, dia memberikan jawaban singkat.

“Tidak tahu saya,” singkatnya. (LP5/red)

Latest articles

Bupati Hermus Teken MoU dengan Kejari Manokwari, Kawal Pembangunan dan Aset...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari memperkuat komitmennya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan taat hukum melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Negeri...

More like this

Bupati Hermus Teken MoU dengan Kejari Manokwari, Kawal Pembangunan dan Aset Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari memperkuat komitmennya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan...

DPP NasDem Pastikan Romelus Tetap Pimpin DPD Teluk Bintuni

MANOKWARI, Linkpapua.id – Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Teluk Bintuni, Romelus Tatuta menegaskan bahwa...

Pemkab Fakfak Kembali Raih Opini WTP, Bupati: Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Fakfak kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil...