RAPBD Papua Barat 2023: Pendapatan Naik 5,11 Persen, Belanja Naik Rp345 Miliar

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Porsi pendapatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat pada 2023 mengalami kenaikan 5,11 persen. Sementara, belanja mengalami kenaikan Rp345.235.825.712.

Ini tertuang dalam materi Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) induk Papua Barat tahun anggaran 2023.

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat saat penyampaian KUA-PPAS RAPBD induk 2023 ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Barat melalui sidang paripurna untuk dilakukan pembahasan di salah satu hotel di Kabupaten Manokwari, Rabu (30/11/2022).

Baca juga:  Gubernur Dominggus Bicara 6 Tahun Usia Flobamora: Ayo Lahirkan Inovasi

“Besar target pendapatan daerah Provinsi Papua Barat untuk tahun 2023 mengalami kenaikan sebesar 5,11 persen dari jumlah pendapatan pada induk APBD 2022. Sementara, estimasi total belanja daerah Provinsi Papua Barat tahun 2023 mengalami kenaikan Rp345.235.825.712,” kata Dance.

Dance menjelaskan, rencana pendapatan daerah meliputi pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah berdasarkan kebijakan pendapatan daerah sejumlah Rp6.657.086.207.001.

Baca juga:  Jokowi Kurban Sapi Satu Ton di Papua Barat, Diserahkan di Manokwari

Pendapatan tersebut terdiri atas PAD Rp302.000.000.000, pendapatan transfer Rp6.354.086.207.008, dan lain-lain pendapatan yang sah Rp9.000.000.000.

Sementara, rencana belanja Rp5.085.510.646.000. Terdiri atas belanja operasi Rp3.343.476.622.000, belanja modal Rp2.272.227.595.948, belanja tidak terduga Rp60.211.559.669, dan belanja transfer Rp1.826.375.562.000.

Lalu, pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan berupa sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran 2022 Rp255.000.000.000, dan pengeluaran pembiayaan nihil.

Dance mengungkapkan, APBD) Papua Barat 2023 merupakan instrumen operasional tahunan keuangan daerah yang diperuntukkan untuk upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat yang merupakan tujuan dan sasaran dari pembangunan daerah.

Baca juga:  Warga Papua Barat Tersebar di Gunung hingga Pesisir, Pemprov Minta KPU Adaptif

“Pembangunan yang akan dilaksanakan antara lain difokuskan pada pembangunan infrastruktur, baik jalan dan jembatan, peningkatan infrastruktur perhubungan, pembangunan sarana perkantoran, peningkatan kapasitas aparatur, penyiapan regulasi dan instrumen kerja, upaya pemberdayaan masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta terutama untuk memenuhi belanja perlindungan sosial dalam rangka menghadapi dampak inflasi,” paparnya di hadapan pimpinan dan anggota DPR Papua Barat. (LP9/Red)

Latest articles

Gubernur Papua Barat Serahkan APBD-P 2026: Belanja Naik 11,38%, SiLPA Melonjak...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyerahkan rancangan perubahan KUA-PPAS) APBD Papua Barat 2026 ke DPRP Papua Barat. Dalam rancangan tersebut, pendapatan...

More like this

Gubernur Papua Barat Serahkan APBD-P 2026: Belanja Naik 11,38%, SiLPA Melonjak Jadi Rp237,3 M

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyerahkan rancangan perubahan KUA-PPAS) APBD Papua...

APBD Perubahan Papua Barat 2026 Dikebut, Sekda Ali Baham: Serapan Tak Harus 100 Persen

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mempercepat pembahasan APBD Perubahan 2026 agar...

Pemprov Papua Barat Kejar Serapan Anggaran, Sekda: 3 Bulan Terakhir Tak Boleh Terbuang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah...