Sekda Papua Barat Ingatkan ASN Jadikan Al-Qur’an Pedoman Kerja dan Hidup

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) menjadikan nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari. Dia menekankan ajaran Al-Qur’an tidak cukup hanya dibaca dalam kegiatan keagamaan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Al-Qur’an sangat dahsyat. Dikasih ke gunung tidak mampu, dan yang mampu hanya hati orang yang beriman,” ujar Ali Baham saat memberikan arahan dalam pengajian awal bulan Agustus di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (10/8/2026).

Baca juga:  Mahasiswa-Pemuda Pegaf Dukung Orgenes Wonggor Kembali jadi Ketua DPR PB 2024-2029

Ali Baham mengatakan manusia membutuhkan arah dan pedoman dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an harus diterjemahkan dalam setiap aktivitas, termasuk saat ASN menjalankan tugas pemerintahan.

“Jalan hidup manusia harus memiliki arah dan pedoman. Seluruh yang ada di dalam Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang jelas untuk menuntun manusia ke arah kebenaran,” katanya.

Dia menilai tantangan dalam memahami Al-Qur’an bukan hanya kemampuan membaca atau melafalkan ayat. Nilai yang terkandung di dalamnya harus diwujudkan melalui sikap, perilaku, tanggung jawab, kejujuran, dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga:  Duduk di Komite 1, Lamek Fokus pada Sejumlah Aspek di Papua Barat

Bagi aparatur pemerintahan, Ali Baham mengingatkan nilai keimanan tidak boleh berhenti dalam kegiatan seremonial. Pengamalan ajaran agama harus terlihat dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, Ali Baham menyinggung peringatan 666 tahun masuknya agama Islam di Kabupaten Fakfak yang diperingati pada 8 Agustus 2026. Dia menyebut perjalanan Islam di tanah Papua merupakan bagian dari sejarah panjang yang membentuk kehidupan masyarakat.

Baca juga:  Hari Ini BPBD Papua Barat Akan Bagi Masker Di SPBU, Terminal dan Perum DAMRI

Menurutnya, peringatan 666 tahun tersebut tidak cukup dimaknai sebagai perayaan sejarah. Momentum itu juga dapat menjadi ruang untuk melihat penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan masyarakat saat ini.

Pengajian awal bulan di lingkungan Pemprov Papua Barat diharapkan menjadi ruang refleksi bagi jajaran aparatur. Ali Baham ingin nilai keimanan tidak berhenti pada ucapan dan kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Al-Qur’an harus hadir dalam cara kita menjalani kehidupan, termasuk dalam menjalankan tanggung jawab dan pengabdian kepada masyarakat,” ucap Ali Baham. (LP14/red)

Latest articles

Regulasi OAP, MRPB Tegaskan Berani Tolak Pasal Tak Akomodatif

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menegaskan keberanian untuk menolak pasal dalam regulasi Orang Asli Papua (OAP) yang dinilai belum mengakomodasi kebutuhan...

More like this

Regulasi OAP, MRPB Tegaskan Berani Tolak Pasal Tak Akomodatif

MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menegaskan keberanian untuk menolak pasal dalam...

Mudah Pindah Faskes JKN, Bumil di Manokwari Terbantu Sambut Persalinan Anak Ke-4

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ibu hamil (bumil) peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Ema Onawame (27)...

Gubernur Lepas 210 Peserta Ziarah Keagamaan Papua Barat, Minta Jadi Teladan Masyarakat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melepas 210 peserta program perjalanan keagamaan...