Setian Jabarkan Peluang Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat Tahun 2026

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id– Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua Barat menggelar Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) pada Selasa (2/12/2025) di auditorium PKK Papua Barat.

Dalam kesempatan yang menghadirkan Forkopimda dari Papua Barat dan Papua Barat Daya tersebut, Kepala BI perwakilan Papua Barat Setian menjabarkan, ditahun 2026 diharapkan adanya pertumbuhan sejumlah komoditi di Papua Barat.

“Pada tahun 2026 kondisi perekonomian Papua Barat diprediksi pertumbuhan ekonominya lebih landai. Papua Barat bisa menghadirkan sumber pertumbuhan ekonomi yang baru, seperti dari sektor UMKM, Pariwisata, pertanian dan perikanan. Saat ini memang potensi itu belum dimanfaatkan secara optimal,”ujarnya

Baca juga:  Kejari Teluk Bintuni Geledah Kantor KPU, Sita 13 Koli Dokumen

Sesuai dengan tema yang diusung yaitu “Tangguh dan Mandiri: Sinerhi mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dan berdaya tahan”.

Ia juga menjelaskan, pertemuan Tahunan BI merupakan rangkaian kegiatan tahunan BI yang juga dilaksanakan secara nasional sebagai wadah strategis untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi kebijakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berdaya tahan.

Baca juga:  Sah! APBD 2024 Papua Barat Ditetapkan Rp3,8 Triliun

“Tema yang diusung menegaskan pentingnya sinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi, mendorong permintaan domestik, mendukung hilirisasi dan industrialisasi, memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas pembiayaan serta pendalaman pasar keuangan, dan mempercepat transformasi ekonomi,”ungkap dia.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Papua Barat yang diwakili oleh Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani mengungkapkan tiga pilar kebijakan ekonomi Papua Barat tahun 2026, yaitu stabilitas, transformasi, dan inklusivitas.
Stabilitas ditempuh melalui penguatan ketahanan pangan, pengendalian inflasi, serta peningkatan konektivitas antar wilayah.

Baca juga:  Cegah Korupsi, Mendagri Minta Penerapan SIPD Dilakukan Lebih Optimal

“Transformasi difokuskan pada pengembangan industri berbasis potensi lokal, hilirisasi UMKM, pariwisata berkelanjutan, ekonomi kreatif, dan penguatan rantai nilai sektor perikanan,”beber Lakotani.

Disampaikannya juga bahwa inklusivitas diwujudkan dengan memperluas akses pembiayaan, memperkuat digitalisasi sistem pembayaran, serta meningkatkan pendampingan bagi UMKM.(LP3/Red)

Latest articles

Bupati Anisto Lantik 5 Pejabat Tinggi Teluk Bintuni, Ini Daftarnya

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy atau Anisto merombak kabinetnya dengan melantik lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten...

More like this

Pemprov Papua Barat Jajaki Investor Tiongkok, Tawarkan Bandara Rendani Rp7 T

JAKARTA, LinkPapua.id - Pemprov Papua Barat menjajaki kerja sama dengan investor Tiongkok dengan menawarkan...

Dampak Gempa M 7,6 Bitung Sulut: 1 Korban Tewas Tertimpa Reruntuhan

MANADO, LinkPapua.id - Gempa bermagnitudo (M) 7,6 yang berpusat di Bitung mengakibatkan satu orang...

Massa Blokade Jalan, Tuntut Pelaku Tabrak Lari di Wondama Diproses Hukum

WASIOR, Linkpapua.com- Keluarga YA, korban meninggal dunia setelah ditabrak oknum anggota Polres Teluk Wondama,...