Soal Oknum TNI Diduga Terlibat Laka Maut di Manokwari, Pegiat HAM Angkat Bicara

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) di tanah Papua menyerukan pimpinan dua institusi (TNI dan Polri) agar memberi perhatian khusus pada kasus tabrakan maut yang menewaskan seorang warga sipil Manokwari. Laka maut ini diduga melibatkan dua oknum anggota TNI.

Seruan tersebut dilontarkan Yan Christian Warinussy, salah satu pegiat HAM di tanah Papua kepada Linkpapua.com, Senin (25/10/2021). Warinussy menilai, perhatian serta penanganan khusus patut diberikan. Sebab, kasus lakalantas dengan korban meninggal dunia itu diduga melibatkan oknum anggota TNI.

Korban, Marchxellon Vitra Jaya merupakan warga sipil yang dinyatakan meninggal dunia usai mendapatkan perawatan medis. Vitra terlibat tabrakan dengan sesama pengendara sepeda motor yang diduga oknum anggota TNI.

Baca juga:  32 Warga Binaan Baru Lapas Manokwari Jalani Screening, Libatkan 6 Nakes

Peristiwa itu terjadi di Jln Sujarwo Condronegoro, Kawasan Reremi, Distrik Manokwari Barat, Manokwari, Papua Barat pada Sabtu, 9 Oktober lalu.

“Sebagai Advokat dan pembela HAM, saya menyerukan Kapolda Papua Barat agar memberikan supervisi maksimal kepada jajaran Polres Manokwari, untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan sesuai amanat Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP),” kata Warinussy dalam kutipan resminya.

Selain itu, mengenai perkara koneksitas dan demi memberikan rasa keadilan kepada keluarga korban, Warinussy meminta kepada Panglima Kodam XVIII/Kasuari, agar melibatkan jajaran Provos maupun Polisi Militer (PM) dalam konteks kerja sama sebagaimana amanat Pasal 91 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang KUHAP.

Baca juga:  Lakukan Penyekatan Sejak Pagi, Kapolresta Manokwari : Tidak Ditemukan Mobilisasi Massa

Warinussy melanjutkan, bahwa Lisna Boroallo, ibu dari korban Marchxellon Vitra Jaya (18), telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Manokwari dan Sub Den POM Manokwari. Sehingga, tak ada alasan untuk tidak menindaklanjuti laporan tersebut sesuai mekanisme dan prosedur hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Penyelidikan kasus Laka Lantas yang diduga melibatkan oknum TNI Berinisial FE dengan mengendarai sepeda motor Matic Nomor Polisi (Nopol) PB 4543 MU itu, sungguh menarik untuk didalami,” kata Direktur eksekutif LP3BH Manokwari itu.

Baca juga:  Semangat Kemerdekaan, Koramil 1801-01/Kota Ajak Warga Kibarkan Bendera Merah Putih

Satlantas Janji Tangani Profesional

Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polres Manokwari Iptu Subhan Ohoimas mengaku, pihaknya akan berusaha melakukan yang terbaik dalam menangani kasus kecelakaan tersebut. Ia menegaskan pihaknya akan bekerja profesional.

“Kita akan proses kasus kecelakaan itu secara profesional, tidak akan ada yang ditutup-tutupi,” katanya.

Sementara, Lisna Boroallo saat dikonfirmasi terkait musibah yang menewaskan anaknya itu, berharap agar pihak Kodam XVIII/Kasuari dapat memberikan ruang seluas-luasnya kepada jajaran kepolisian dalam penyelidikan kasus kecelakaan itu.

“Anak saya sudah meninggal. Saya hanya ingin keadilan,” ujarnya. (LP7/red)

Latest articles

Warga Papua Barat Tersebar di Gunung hingga Pesisir, Pemprov Minta KPU...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyesuaikan standar pelayanan kepemiluan dengan kondisi masyarakat yang tersebar di wilayah...

More like this

PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai Aktif Beri Masukan Draf Amandemen Tata Gereja 2027

MANOKWARI, Linkpapua.id-Ketua PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai, pdt Lenny M. M. Key Matatula, S.Th didampingi...

Jalan Kampung Ambon-Sarina Mulai Dibangun, Pemkab Manokwari Kejar Pemerataan Infrastruktur

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pemerintah Kabupaten Manokwari melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan...

Pertamina dan Pemkab Merauke Tetapkan SPBU Tanah Miring Khusus Layani Petani

MANOKWARI, Linkpapua.id-Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, PT...