Tak Ada Keluhan Efek Samping, Vaksinasi Massal di Manokwari Lampaui Target

Published on


MANOKWARI, Linkpapuabarat.com – Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Manokwari, Wanto mengatakan vaksinasi massal selama tiga hari (22-24 Maret 2021) melampaui target. Sejauh ini pihaknya tak menerima laporan adanya efek samping serius.

“Iya betul. Semula target kami hanya 3.000 peserta. Selama 3 hari vaksinasi, peserta lebih dari 3.000,” ujar Wanto, Rabu (24/3/2021).

Berdasarkan data yang pada hari pertama tercatat sebanyak 931 orang yang berhasil divaksin. Untuk hari kedua tercatat sebanyak 1.119 orang dan hari ketiga atau terakhir sebanyak 1.442 orang. Total 3.942 orang yang berhasil divaksin.

Baca juga:  Penerimaan Pajak Papua Barat dan PBD Capai 49 Persen Target Tahunan

Wanto menyebut dari ribuan penerima vaksin tersebut, pihaknya tidak menerima adanya laporan terkait keluhan serius warga usai divaksin. Artinya semua yang telah berhasil divaksin tetap sehat dan tidak ada keluhan dalam kesehatan yang berarti.

“Tidak ada keluhan, termasuk saya ikut divaksin santai-santai saja,” aku Wanto.

Baca juga:  Konsisten Menjadi Kader, Hermus Memutuskan Jadi Anggota Biasa di PDI-Perjuangan

Wanto menilai vaksinasi massal yang dilakukan selama tiga hari di Gedung Wanita kepada ASN, lansia, TNI/Polri, masyarakat umum bahkan wartawan tersebut berjalan dengan lancar. Walaupun sempat agak padat pada hari pertama namun seterusnya berjalan dengan tertib.

“Secara umum berjalan lancar tidak ada masalah. Agak padat memang tapi berjalan tertib dan lancar,” tuturnya.

Baca juga:  Persiapan PTM Terbatas, SMPN 6 Manokwari Gelar Pelatihan Satgas Covid-19

Wanto menambahkan masih banyak warga yang belum dilayani vaksin karena stok terbatas. Oleh karena itu, dirinya berharap Pemprov Papua Barat lewat Satgas Covid-19 agar bisa memfasilitasi vaksinasi tambahan untuk mengakomodir warga yang belum divaksin.

” Kita mau semua yang datang bisa dilayani, mudah-mudahan ke depan ada solusi yang baik dari Pemprov Papua Barat membantu kita,” pungkas Wanto. (LPB2/red)

Latest articles

Bupati Hermus: Renstra OPD 2025-2029 Fokus Atasi Kemiskinan di Manokwari

0
MANOKWARI, linkpapua.id-Bupati Manokwari, Hermus Indou, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari menyusun Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2025-2029 yang lebih...

More like this

Bupati Hermus: Renstra OPD 2025-2029 Fokus Atasi Kemiskinan di Manokwari

MANOKWARI, linkpapua.id-Bupati Manokwari, Hermus Indou, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah...

Pemkab Manokwari Susun Renstra OPD 2025-2029 Berbasis Kebutuhan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id– Bupati Manokwari, Hermus Indou, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyusun Rencana...

Khawatir Biaya Berobat TBC Mahal, Pasien di Manokwari Terbantu Layanan JKN Gratis

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang pasien penderita Tuberkulosis (TBC) bernama Rolandra May (26) di Manokwari,...