TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni mengedepankan semangat pelayanan untuk menyukseskan penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV Papua Barat. Panitia menilai keberhasilan ajang tersebut tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis, tetapi juga panggilan hati seluruh pihak yang terlibat.
“Kegiatan keagamaan adalah panggilan hati. Ketika seseorang bekerja dengan hati, dia akan memberikan yang terbaik tanpa harus diminta. Semangat itu yang kami bangun selama mempersiapkan Pesparani ini,” ujar Ketua Panitia Pesparani IV Papua Barat Joko Lingara yang juga Wakil Bupati Teluk Bintuni ini saat meninjau persiapan pembukaan di Gedung Serbaguna (GSG) Teluk Bintuni, Minggu (5/7/2026).
Pesparani Katolik IV Tingkat Papua Barat akan digelar pada 7-10 Juli 2026 di Teluk Bintuni. Kegiatan ini menjadi ajang pelayanan sekaligus pertemuan kontingen dari berbagai kabupaten di Papua Barat.

Joko mengaku bersyukur mendapat kepercayaan dari Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy untuk memimpin panitia penyelenggara Pesparani. Dia menyebut amanah tersebut dijalankan bersama seluruh panitia melalui kerja sama dan komunikasi dengan berbagai pihak.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah memberikan kepercayaan kepada saya sebagai Ketua Panitia. Amanah ini kami jalankan bersama seluruh panitia dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Dia menilai kegiatan keagamaan memiliki makna lebih luas daripada sekadar perlombaan. Menurutnya, Pesparani merupakan wadah pelayanan yang harus dilandasi ketulusan.
Keberhasilan penyelenggaraan Pesparani, lanjut Joko, juga bergantung pada kolaborasi pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, aparat keamanan, dan masyarakat. Dia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung sehingga persiapan berjalan sesuai rencana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Teluk Bintuni, para pastor, tokoh agama, tokoh adat, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat atas dukungan yang diberikan. Pesparani bukan hanya tanggung jawab panitia, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.
Joko berharap semangat kebersamaan terus terjaga hingga seluruh rangkaian Pesparani berakhir. Dia ingin Teluk Bintuni sebagai tuan rumah dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen dari berbagai kabupaten di Papua Barat. (*/red)









