24.6 C
Manokwari
Selasa, Maret 10, 2026
24.6 C
Manokwari
More

    Terima 12.000 Dosis, Pemprov PB Sasar Vaksinasi Tenaga Pengajar

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Provinsi Papua Barat kembali menerima pengiriman vaksin Covid – 19 sebanyak 12.000 dosis. Dari pengiriman itu, pemprov Papua Barat melalui Dinas Kesehatan bersama Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid – 19 Papua Barat, menyasar vaksin buatan Sinovac Biotech Ltd dari China itu bagi para tenaga pengajar.

    “12.000 dosis itu sudah tiba di Manokwari sejak Senin pekan lalu. Selain Manokwari, vaksin akan distribusikan juga ke Fakfak dan Sorong. Besok, vaksinasi mulai dilakukan dengan target 600 orang yang menyasar kepada para tenaga pengajar, baik dosen maupun guru,” kata Juru Bicara Satgas Covid – 19 dr. Arnoldus Tiniap, Rabu (14/4/2021).

    Baca juga:  Kutuk Penyerangan Prajurit TNI di Maybrat, Bupati Manokwari: Basmi Kelompok Teroris Ini!

    Direktur RSUD Manokwari itu menjelaskan, bahwa berdasarkan tahapan, saat ini pihaknya sedang melayani vaksinasi tahap kedua gelombang kedua. Dimana tahap pertama untuk tenaga kesehatan, tahap kedua untuk pejabat publik, sedangkan tahap ketiga untuk masyarakat umum.

    Namun, dalam tahapan itu, kata Tiniap, ada kebijakan yang dikembalikan kepada pemerintah daerah masing-masing. Untuk itu, vaksinasi terhadap tenaga pengajar dilakukan sebagai upaya menghadapi rencana dimulainya proses belajar tatap muka.

    Baca juga:  Hari Jadi Polwan Ke-74, Polda Papua Barat Goes to School

    “Ada kebijakan yang dikembalikan kepada daerah masing-masing penerima vaksin, maka kita sasar tenaga pengajar untuk persiapan belajar tatap muka,” ujar Tiniap. “12.000 dosis untuk 6.000 orang dengan dua kali penyuntikan. Jika nanti ada pengiriman berikut, akan kita bagi lagi kepada yang lain,” katanya lagi.

    Embargo

    Sebagai informasi, berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid – 19, pelaksanaan vaksinasi tahap ketiga sedianya dilaksanakan pada April 2021. Namun, pelaksanaannya harus ditunda hingga Juni mendatang.

    Baca juga:  Resmi Jabat Kaban Kesbangpol PB, Tamrin Payapo Pastikan MRPB Dilantik Juni

    Dilansir dari Kemenkes.go.id, penundaan tersebut disebabkan oleh aksi embargo vaksin Covid – 19 dari beberapa negara. Embargo vaksin racikan University of Oxford, AstraZeneca itu diketahui membuat kedatangan vaksin ke Indonesia turut tertunda.

    Diketahui, pada Maret lalu jumlah vaksinasi Covid – 19 se-Indonesia mampu mencapai 500 ribu dosis/hari. Angka harian tersebut diperkirakan akan menurun lantaran tertundanya pengiriman 2,5 juta vaksin AstraZeneca ke Indonesia.(LP7/red)

    Latest articles

    Hadiri HUT Klasis GPI Papua Manokwari Raya, Dominggus Ajak Gereja Dukung...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak seluruh elemen gereja untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua Barat....

    More like this

    Hadiri HUT Klasis GPI Papua Manokwari Raya, Dominggus Ajak Gereja Dukung Pembangunan

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak seluruh elemen gereja untuk bersinergi...

    BPS: Ekspor Papua Barat Anjlok 27,51% di Januari 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Kinerja ekspor Provinsi Papua Barat mengawali tahun 2026 dengan tren penurunan...

    Inflasi Papua Barat Februari 2026 Tembus 5,83%, Perumahan Naik 20%

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Provinsi Papua Barat mencatatkan inflasi year on year (y-on-y) sebesar 5,83...