Wamen ATR sebut Reforma Agraria penting bagi Papua-Papua Barat

Published on

Manokwari,Linkpapuabarat.com- Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN, Surya Tjandra menyebutkan bahwa Reforma agraria sangat penting bagi Papua dan Papua Barat.

“Di Papua ini, tidak ada sejengkal tanah pun yang tidak ada pemiliknya. Negara dituntut untuk melindungi hak komunal masyarakat adat atas tanah ini, namun pembangunan juga harus bisa tetap berjalan,” kata Wamen ATR Pada Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria di Manokwari, Senin (16/11)

Surya menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo memberikan tugas kepada seluruh kementerian dan lembaga untuk mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Papua dan Papua Barat.

Baca juga:  JKN Bantu Pasien di Manokwari Jalani Perawatan Retensi Urine Tanpa Beban Biaya

“Pada bulan September lalu Instruksi Presiden keluar, untuk mempercepat pembangunan kesejahteraan Papua dan Papua Barat. Instruksi itu untuk seluruh kabinet sesuai tugas serta wewenang masing-masing,” kata Tjandra.

Kementerian ATR/BPN, diberikan tugas untuk mempercepat reforma agraria dengan mempertimbangkan kontekstual Papua. Tugas kedua yang diberikan presiden yakni memfasilitasi dan memberikan asistensi dalam penyusunan rencana tata ruang (RTR).

Baca juga:  Kapolda Papua Barat: Generasi Muda Harus Berkarakter dan Berwawasan Kebangsaan

Dalam hal RTR, lanjut Tjandra, pemerintah pusat membutuhkan dukungan gubernur untuk menyusun rancangan peraturan presiden tentang rancangan tata ruang nasional serta rancangan kawasan konservasi keanekaragaman hayati di Kabupaten Raja Ampat.

Terkait persoalan agraria, menurutnya baik Papua maupun Papua Barat secara kultural unik dibanding daerah lain di Indonesia. Pendekatan kearifan dibutuhkan agar pembangunan berjalan dengan tetap memperhatikan hak masyarakat adat.

Dia menyebutkan, reforma agraria di Papua dan Papua Barat didorong untuk meningkatkan kepastian hukum serta sertivikasi hak atas tanah, penataan dan identifikasi batas kawasan hutan.

Baca juga:  Imam Muslih Reses Kampung Jawa Wosi, Warga Minta Akses Jalan Kompleks

Reforma agraria diharapkan juga dapat mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang dilaksanakan pemerintah di dua provinsi ini

“Ini sangat penting, harus segera dituntaskan. Kita harus melindungi dan memberikan penghormatan atas hak masyarakat adat, tapi pembangunan harus tetap berjalan, bikin jalan, bikin kawasan ekonomi baru, bikin kantor dan lain sebagainya,” sebut Wamen ATR. (LPB1/red)

Latest articles

Polres Mansel Gelar Operasi Jelang Temunas GPKAI, Amankan Pemobil Bawa Miras...

0
MANSEL, LinkPapua.id – Polres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat menggelar operasi gabungan menjelang pelaksanaan Temu Nasional (Temunas) Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI). Dalam...

More like this

Sambut Pesta Sinoli x Torang Locavore 2026, BI Papua Barat Tekankan Pentingnya Data Berkualitas

MANOKWARI, Linkpapua.id- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat menggelar Media Briefing dalam...

Kerap Timbulkan Keresahan, Masyarakat Tolak Provokasi KNPB

PAPUA, linkpapua.id — Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat...

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...