Waterpauw Cerita Usai Lantik 15 Pejabat: Ada yang Dicopot tapi Tak Asal-asalan

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com- Pj Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw menceritakan proses panjang pergeseran pejabat yang menurutnya penuh dengan dinamika. Waterpauw menyebut, yang paling dilematis ada pejabat yang terpaksa harus diberhetikan.

Waterpauw awalnya menceritakan terbentuknya tim seleksi. Terdiri dari 5 orang tim seleksi, yakni 2 orang dari internal dan 3 orang dari eksternal.

“Mereka telah melakukan seleksi melalui mekanisme atau tahapan hasil uji kompetensi dan evaluasi kinerja. Dan ini proses awal yang sangat penting,” ucapnya.

Waterpauw menjelaskan bahwa dari hasil tersebut kemudian ditentukan personelnya. Lalu dimintai persetujuan di Komisi ASN. Setelah mendapat persetujuan KASN barulah kemudian pergeseran dilakukan.

Baca juga:  Jadi Lokasi Upacara HUT Kemerdekaan RI, ASN Pemprov PB Bersih-bersih Stadion Sanggeng

“Puji Tuhan kemarin jam 2 siang sudah diturunkan persetujuan sehingga kita bisa atur pagi ini. Sebenarnya jika lambat maka kemungkinan besar proses pelantikan pada tanggal 31 Maret 2023 dilaksanakan sore atau malam” jelasnya.

“Tetapi karena SK diturunkan lebih awal sehingga kita bisa melakukan jadwal pelantikan pagi hari ini,” ungkap Waterpauw saat diwawancarai usai pelantikan di gedung Auditorium PKK, Arfai pada Jumat, (31/3/2023).

Kemudian lanjut Waterpauw, dari proses seleksi ada pejabat yang digeser. Ada yang dipromosi, ada lagi yang dipindahkan. Bahkan ada yang diberhentikan dari jabatannya.

Baca juga:  Gubernur Dominggus Buka Motoprix Seri III Papua Barat, 164 Starter Tampil

“Mereka yang dapat pergeseran dan jabatan promosi itu kita panggil dan kita nyatakan selamat untuk mereka,” ujar Waterpauw.

“Kemudian saya tanyakan langsung di depan mereka, apakah saudara-saudara bersedia untuk menerima ini semua? Mereka bersedia” tutur Waterpauw.

Untuk jabatan administrator yang kosong kata waterpauw masih diisi pelaksana tugas (Plt). Ia juga memastikan bahwa pergeseran ini sangat terukur.

“Kita tidak asal main copot seperti yang dikatakan orang. Semua sesuai proses yang dilalui yaitu dimulai dengan buat karya tulis dan sebagainya, ” Jelasnya.

Baca juga:  Gelar Buka Puasa Bersama, NasDem Papua Barat Pererat Sinergi dengan Pemda

“Saya berharap ini menjadi batu loncatan pertama untuk nanti kedepan. Walaupun mungkin masih eselon di bawah tapi kalau kita anggap mampu kenapa tidak?
Karena bisa mempertanggungjawabkan kinerja. Kemudian dia punya pandangan visi misi yang kuat untuk membantu pemerintah,” harap Waterpauw.

Selanjutnya kata Waterpauw, untuk 12 Plt, mereka hanya pelaksana tugas sementara. Mungkin kita bisa dapat melalui seleksi terbuka (selter) untuk mengisi kedudukan yang kosong. Berbeda dengan 3 pimpinan OPD yang diberikan amanah untuk menjabat. (LP2/red) 

Latest articles

Wabup Bintuni Sidak OPD Jelang Jam Makan Siang, Temukan Pegawai Masih...

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara menyidak sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan menemukan pegawai masih dalam perjalanan ke...

More like this

Kemenag Papua Barat Libatkan ASN Lintas Agama dalam Gerakan Bersih Masjid

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Papua Barat melibatkan Aparatur Sipil...

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Bisa Diamati di Mana Saja?

JAKARTA, LinkPapua.id – BMKG menyebut Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 tidak dapat...

Sekda Papua Barat Ingatkan ASN Jadikan Al-Qur’an Pedoman Kerja dan Hidup

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere mengingatkan Aparatur Sipil...