Yohannis Ajoi Bacaleg PDIP, dari Jurnalis ke Panggung Politik

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Politisi muda PDI Perjuangan, Yohannis Ajoi menjadi salah satu pendatang baru pada Pemilu 2024. Ajoi mengaku tergerak terjun ke panggung politik karena kompleksnya persoalan rakyat di Papua Barat.

Menurut dia, masih banyak problem mendasar di Papua Barat Daya. Di antaranya kondisi kehidupan sosial ekonomi yang rendah dan sarana prasarana kesehatan yang belum memadai hampir di setiap pelosok kampung.

“Mutu pendidikan juga masih rendah, menjadi alasan saya untuk bertarung menuju kursi legislatif,” ujar Ajoi, Sabtu (13/5/2023).

Ajoi maju untuk Dapil 4 Papua Barat Daya yang meliputi Kabupaten Tambrauw dan Maybrat.

Baca juga:  Kadis Kesehatan PB: Kenali Gejala Awal Hepatitis Akut, Diare, Mual hingga Demam

“Ditambah lagi dengan kondisi infrastruktur umum seperti, jalan, penerangan, air bersih yang tidak merata di setiap wilayah khususnya Tambrauw dan Maybrat membuat saya terpanggil untuk maju sebagai penyambung suara masyarakat,” ungkapnya.

Bertolak dari pengalaman selama hampir 5 tahun terhitung sejak 2018 hingga 2022 menjadi wartawan di Papua Barat, dia banyak menemui sejumlah permasalahan di daerah khususnya di pedalaman yang sulit mendapatkan akses pembangunan baik dari pemerintah pusat, provinsi atau kabupaten. Lantaran tidak adanya keterwakilan masyarakat di lembaga legislatif yang bertugas mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Masyarakat bertahan hidup dengan kondisi yang memprihatinkan misalnya, warga pengungsian di Aifat Timur yang sampai hari ini belum ada solusi yang tuntas dan jaminan keamanan bagi warga sehingga dapat kembali bermukim di kampung halaman. Sama halnya di Tambrauw, kondisi jalan yang menjadi roda ekonomi dan penyangga kehidupan utama masyarakat terkadang justru memakan korban, lantaran tidak ada perhatian serius untuk membuat jalan yang baik dan aman bagi masyarakat,” tambah dia.

Baca juga:  Piala Dunia 2022: Perkasa! Inggris Bekuk Senegal 3-0

Kedua contoh persoalan di atas merupakan sampel permasalahan yang muncul dari dua kabupaten ini.

“Saya berkomitmen dan memberikan diri saya sepenuhnya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dan siap mempertaruhkan segenap kemampuan yang ada pada diri saya agar kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat dapat teratasi selama 5 tahun apabila saya terpilih. Tangisan dan air mata masyarakat adalah motor yang menggerakan hati saya terjun ke dalam dunia politik dan maju berkontestasi di tingkat provinsi,” tambah Ajoi.

Baca juga:  Maju di Pileg 2024, Pengusaha Migas Sugandi: Saya Ingin Mengabdi untuk Bintuni

Dia optimistis dan percaya dukungan basis masyarakat di kampung – kampung dan juga daya kritis masyarakat terkait praktek politik uang yang justru merugikan masyarakat sesaat akan menjadi fondasi yang kuat bagi saya menuju kursi Papua Barat Daya. (LP3/Red)

Latest articles

Pengurus PORDI Papua Barat Bertabur Anggota Dewan, Haryono May Siapkan Event...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat resmi dilantik pada Sabtu (7/11/2026). Menariknya, kepengurusan organisasi olahraga masyarakat ini...

More like this

Pengurus PORDI Papua Barat Bertabur Anggota Dewan, Haryono May Siapkan Event Nasional

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat...

KNPI Papua Barat Desak Presiden Evaluasi Pemangkasan DBH Migas Otsus 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat mendesak Presiden Prabowo...

Hermus Buka Turnamen Domino, Dorong PORDI Hidupkan Olahraga Domino di Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari, Hermus Indou, secara resmi membuka turnamen domino yang digelar...