11 Terduga Teroris Merauke Terindikasi JAD, Bupati Manokwari: Waspada!

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Deretan aksi teroris di Indonesia membuat semua daerah harus waspada. Hal yang sama telah diserukan Bupati Manokwari, Hermus Indou, Selasa (1/6/21).

Setelah aksi yang dilakukan pasangan suami istri (pasutri) di Gereja Katedral, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu, berlanjut kemudian 11 orang terduga teroris ditangkap di Merauke yang terindikasi masuk jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Terduga teroris yang baru-baru ditangkap di Merauke menyamar dan beraktivitas sebagai pekerja di berbagai sektor. Mereka dicurigai akan melakukan bom bunuh diri di sejumlah gereja di Merauke.

Baca juga:  Pj Gubernur Papua Barat Serahkan 42 Mesin Pemotong Rumput untuk Masyarakat Mansel

Menyikapi itu, Bupati Manokwari, menyerukan akan meningkatkan kewaspadaan dengan membangun koordinasi bersama forkopimda. Hal ini tentu saja dalam rangka mengantisipasi aksi-aksi yang akan dilakukan teroris dan memastikan daerah ini tetap dalam keadaan aman dan kondusif.

Selain itu, kata Bupati, pihaknya akan melakukan pembinaan kepada seluruh masyarakat dalam dua aspek, yakni dari sisi agama dan suku.

Baca juga:  Pengurus KKSS Mansel 2025-2030 Dilantik, Bupati Bernard Ajak Perkuat Solidaritas-Kolaborasi

Dari sisi agama, Pemerintah Kabupaten Manokwari akan memperkuat seluruh lembaga sosial keagamaan dan kegiatan-kegiatan sosialisasi dalam rangka membangun pilar-pilar kebangsaan serta menangkal ancaman dan bahaya terorisme yang datang dari luar.

Selain itu, juga melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada semua suku nusantara dan suku Papua secara intens. Semua stakeholder juga diharapkan bisa bekerja sama untuk memastikan Manokwari aman dari ancaman terorisme.

Baca juga:  Catatan 9 Tahun Mansel: Ekonomi Melambat, Populasi Kemiskinan Membaik

“Kita akan memperkuat institusi TNI dan Polri. Terutama dalam melakukan deteksi dini aksi teroris. Mengimbau kepada masyarakat kerja samanya untuk menyampaikan laporan kepada pihak berwajib bila ada situasi atau hal-hal mencurigakan di lingkungan tempat tinggal atau daerah-daerah di Manokwari,” kata Bupati.

Masyarakat, kata dia, mesti selalu membangun kewaspadaan dini jika ada hal-hal ataupun aktivitas yang dilakukan orang-orang yang mencurigakan yang nantinya akan membahayakan kehidupan seluruh masyarakat Manokwari. (LP2/red)

Latest articles

Bupati Teluk Bintuni Dorong Sinkronisasi Otsus dalam RKPD 2027

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, memperkuat sinergi pemanfaatan dana Otonomi Khusus (Otsus) agar selaras dengan prioritas pembangunan nasional...

More like this

Susun RKPD 2027, Bupati Mansel Minta OPD Sinkronkan Visi-Misi RPJMD

MANSEL, LinkPapua.id - Bupati Manokwari Selatan (Mansel) Bernard Mandacan memerintahkan seluruh pimpinan organisasi perangkat...

PPDB TK-KB Kemala Bhayangkari 08 Ransiki Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya!

MANSEL, LinkPapua.id - TK/KB Kemala Bhayangkari 08 Ransiki, Manokwari Selatan, Papua Barat Daya, telah...

Bupati Bernard Bangga Masohi Mansel Tembus Surabaya, Puji Peran Gubernur

MANSEL, LinkPapua.id - Bupati Manokwari Selatan (Mansel) Bernard Mandacan mengaku bangga karena kulit masohi...