2021, Anggaran Covid-19 Papua Barat Disisipkan ke Masing-masing OPD

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Barat, Enos Arronggear menyebut, anggaran penanggulangan Covid-19 tahun 2021 disisipkan pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan kebijakan ini, penanganan Covid-19 akan lebih optimal.

“Sudah dimasukkan ke dinas masing-masing, baik untuk penanggulangan ekonominya sesuai PEN (pemulihan ekonomi nasional), sama untuk kesehatan, jadi sudah ada di masing-masing dinas,” kata Enos Arronggear, di ruang kerjanya, Kamis (15/4/21).

Baca juga:  Polda Papua Barat Ajak Masyarakat Sukseskan Perayaan Kemerdekaan

Menurut Arronggear, berbeda tahun lalu, penanggulangan Covid-19 baik dari segi kesehatan maupun ekonomi terpaksa menggunakan Belanja Tak Terduga (BTT). Karena masing-masing dinas belum memiliki anggaran untuk mengantisipasi pandemi.

BTT sendiri merupakan hasil pergeseran pos-pos anggaran dari berbagai SKPD.

“Tahun lalu penanggulangan Covid-19 di Papua Barat hasil pergeseran, karena memang dinas belum ada anggaran untuk Covid-19, jadi harus dipindahkan, refocusing ke anggaran BTT untuk memudahkan. Nah, tahun ini kan sudah ada di anggaran dinas masing-masing untuk mengantisipasi,” jelas Arronggear.

Baca juga:  Lakotani Sindir OPD, Puji Warga Prafi yang Lebih Semangat Semarakkan HUT RI

Meski demikian, Arronggear belum memberikan informasi soal jumlah pasti anggaran penanggulangan Covid-19 pada masing-masing SKPD.

Arronggear menambahkan pihaknya masih tetap memprioritaskan anggaran penanggulangan Covid-19 dikarenakan dampak Covid-19 di tahun 2021 nampaknya belum mereda. Bahkan dirinya telah memberikan warning atau peringatan, dampak Covid-19 masih akan tetap terasa sepanjang tahun ini.

Baca juga:  Sekda Fakfak sambut hangat kunjungan Tim Pemekaran Kokas

“Kita perkirakan dampak Covid-19 akan berakhir Desember 2022,” katanya.

Dirinya mengharapkan anggaran yang ada di masing-masing SKPD digunakan semaksimal mungkin dalam rangka penanggulangan Covid-19 di Papua Barat.

“Khusus di Dinas Kesehatan, semoga pelaksanan vaksin yang terus menerus dilakukan pemerintah bisa menghapus penukaran Covid-19 di Papua Barat dan negara Indonesia pada umumnya,” imbuhnya. (LP2/red)

Latest articles

Bawa Tumbler ke Manokwari, Kontingen Kalbar Kampanyekan Pesparawi Ramah Lingkungan

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Kalimantan Barat (Kalbar) mengampanyekan gaya hidup ramah lingkungan pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Kabupaten Manokwari,...

More like this

Bawa Tumbler ke Manokwari, Kontingen Kalbar Kampanyekan Pesparawi Ramah Lingkungan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Kalimantan Barat (Kalbar) mengampanyekan gaya hidup ramah lingkungan pada ajang...

Gubernur Maluku Pimpin Langsung Kontingen Pesparawi ke Manokwari, Akan Tampil di Semua Kategori

MANOKWARI, LinkPapua.id– Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memimpin langsung kedatangan kontingen untuk mengikuti Pesta Paduan...

Kontingen Sumsel Target Emas di 4 Kategori Pesparawi Nasional XIV

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Sumatra Selatan (Sumsel) menargetkan raihan medali emas pada empat kategori...