22 Pemain Kaimana FC Belum Vaksin, Perseman Layangkan Protes

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com – Perseman Manokwari bakal mengajukan protes kepada penyelenggara kompetisi Liga 3 PSSI atas dugaan 22 pemain Kaimana FC yang belum divaksin. Vaksinasi sebagai salah satu syarat untuk bermain di Liga 3.

Hal ini disampaikan Sekretaris Manajer Tim Perseman Manokwari, Yan Cristian Warinussy, Rabu (15/12/2021).

“Kompetisi Liga III PSSI Provinsi Papua Barat 2021 yang sedang berlangsung di Kaimana saat ini, panitia pelaksana dari Asosiasi PSSI Kaimana cenderung memberi “ruang pelanggaran” bagi salah satu klub yaitu Kaimana FC,” Kata Yan Warinussy.

Menurutnya, Perseman Manokwari melihatnya dari dua aspek. Pertama dalam pertandingan hari ini Kaimana FC vs Perseka Kaimana dengan hasil 1-0 untuk Kaimana FC.

Baca juga:  Pj Gubernur Papua Barat: APBD 2024 Harus Ketuk Palu sebelum Desember

“Nyata Kaimana FC telah memainkan pemain-pemain yang belum divaksin Covid-19,” ungkap Warinussy.

Padahal dalam Surat Panpel Askab PSSI Kaimana Nomor : 11/PANPEL,ASKAB PSSI-KMN/2021 tanggal 10 November 2021. Di mana pada angka 1 disebutkan bahwa klub peserta diwajibkan untuk vaksin Covid-19 maksimal 2 kali sebelum datang ke tempat pertandingan kompetisi Liga 3 di Kaimana.

“Secara kami mengetahui bahwa ada sekitar 22 orang pemain Kaimana FC belum melakukan vaksin Covid-19. Hal ini sangat bertentangan pula dengan regulasi Liga 3 PSSI 2021,” ujar Warinussy.

Karena itu pihaknya bakal melayangkan protes kepada panpel yang sudah memberi “toleransi” kepada Kaimana FC yang memainkan para pemain yang belum memenuhi syarat sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

Baca juga:  Hasil Drawing Liga 3, Perseman Manokwari di Grup Berat

Menurut Warinussy, ini cenderung merugikan klub peserta lainnya. Termasuk Perseman Manokwari.

Sementara itu Ketua Askab PSSI Kaimana, Rowland Heinrick yang dikonfirmasi mengakui ada regulasi soal itu. Yakni Surat Keputusan Nomor 30/Panpel/Askab/PSSI.Kmn/2021 ditujukan kepada Manager dan Official.

Dalam poin pertama SK tersebut menyebutkan bahwa, diwajibkan bagi setiap pemain yang masuk dalam daftar susunan pemain menunjukan surat keterangan vaksinasi sebelum melaksanakan pertandingan.

Hanya saja, terkait 22 pemain Kaimana FC yang diduga belum melakukan vaksin kata dia, ada pertimbangan khusus dari pengawas pertandingan.

Di mana berdasarkan pada surat edaran Dinas Kesehatan Kaimana bahwa vaksinasi di Kabupaten Kaimana belum dapat dilaksanakan. Kata Rowland, karena faktor keamanan.

Baca juga:  Hadiri Milad Yayasan PUID, Mugiyono : Semoga Semakin Bermanfaat Bagi Umat

“Alasan belum dilaksanakan vaksinasi di Kaimana merujuk pada insiden pengrusakan fasilitas kesehatan pada 7 Desember lalu oleh sekelompok warga. Sehingga vaksinasi ditunda. Vaksinasi akan dilaksanakan apabila keadaan benar-benar kondusif. Setelah fasilitas kesehatan diperbaiki dan keamanan terjamin,” katanya.

Surat tersebut dikeluarkan pada Selasa 14 Desember 2021 yang ditandatangani Kepala Dinas Kesehatan Kaimana, Arifin Sirfefa.

Kapolres Jamin Keamanan

Menanggapi kekhawatiran akan situasi keamanan di Kaimana, Kapolres Kaimana AKBP I Ketut Widiarta mengatakan, situasi sudah aman dan kondusif. Tidak ada insiden susulan yang perlu dikhawatirkan.

“Vaksin tetap berjalan seperti biasa.
Hanya saja pelaksanaannya di Polres  Kaimana,” kata I Ketut Widiarta. (CP/red).

Latest articles

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Kebakaran di Jayapura

0
JAYAPURA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga gerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat Dok 08 Jayapura yang tempat tinggalnya terbakar pada Kamis 7 Mei yang lalu.Area...

More like this

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Kebakaran di Jayapura

JAYAPURA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga gerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat Dok 08 Jayapura...

Bupati Manibuy Apresiasi Penataan Futsal di Teluk Bintuni, Agustinus Pongtuluran Ditunjuk Pimpin AFK

MANOKWARI, Linkpapua.id — Federasi Futsal Indonesia (FFI), melalui Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Aloysius...

Wakapolda: Papua Barat Harus Lepas dari Ketergantungan Benih Jagung Luar Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id-Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Sulastiana mengatakan komitmen kepolisian dalam mendukung pengembangan pertanian...