26 C
Manokwari
Senin, Maret 30, 2026
26 C
Manokwari
More

    5 Putra Papua Akan Jalani Pendidikan Akmil

    Published on

    Manokwari-Lima putra Papua dari Provinsi Papua Barat akan menjalani pendidikan taruna akademi militer (Akmil). Mereka dinyatakan lulus dalam seleksi calon taruna Akmil yang dilaksanakan di Magelang, Jawa Tengah pekan lalu.

    Kapendam XVIII/Kasuari,Kolonel Kav Zubaedi menjelaskan, lima putra Papua itu berasal dari Raja Ampat, Kaimana, Manokwari serta Sorong. Sidang penentuan akhir seleksi calon taruna Akmil ini dilaksanakan di Magelang, Jawa Tengah pada Jumat (28/8).

    Dari Raja Ampat atas nama Muhammad Ainal Yakin Macap, dari Manokwari atas nama Alessandro Vieira Ufnia dan Risaldo Gideon Opur, Kaimana atas nama Dhanuja Yudha Simora dan dari Sorong atas nama Ahmad Al Rasyid.

    Baca juga:  195 Orang Ikut Program Magang Kejuruan Disnakertrans Papua Barat

    “Sebelum dikirim ke pusat Panda (panitia daerah) telah melakukan seleksi. Dari seleksi di daerah itu kita memperoleh 10 orang yang selanjutnya kita berangkatkan untuk menjalani seleksi nasional di Magelang,” ucap Kapendam.

    “Dari 10 peserta Papua Barat tersebut delapan orang dinyatakan lulus dan dari delapan peserta itu lima di antaranya merupakan putra asli Papua Barat. Sedangkan tiga lainya non-Papua,” kata Kolonel Zubaedi lagi.

    Menurut di, lima putra asli Papua dari Papua Barat ini merupakan prestasi. Papua Barat berhasil melebihi alokasi yang ditentukan panitia pusat.

    “Untuk tiga calon taruna Akmil yang merupakan non-Papua itu atas nama Muhammad Arqam Rumauw, Dwi Setia Wibowo dan Frisky Rayner Nikolas Tulenan,” ujarnya menambahkan.

    Baca juga:  Fraksi NasDem DPR Papua Barat Desak Fasilitas Kesehatan Daerah 3T Jadi Prioritas Pemprov

    Kepala Ajundan Jenderal Daerah Militer XVIII/Kasuari Letkol Caj Mohamad Radjab secara terpisah mengutarakan bahwa lima putra Papua ini merupakan calon pemimpin masa depan. Mereka telah menjalani seleksi secara ketat dari fisik, kesehatan, psikologi hingga mental ideologi

    “Kita tahu seleksi Akademi Militer itu sangat berat, tidak semua orang mampu. Tapi hari ini kita saksikan, ada putra asli Papua dari Papua Barat mampu melewati itu,” katanya.

    Ia menjelaskan, seleksi penerimaan calon taruna Akmil melalui Panda Kodam XVIII/Kasuari saat itu diikuti sebanyak 76 orang. Seleksi subpanda di Sorong diikuti 30 orang dan Sub Pandasus Manokwari 46 orang. Seleksi dilanjutkan ke tingkat Panda yang dilaksanakan di Kodam XVIII/Kasuari.

    Baca juga:  Tim Desk Pilkada Pemprov Papua Barat akan Monitoring Persiapan di 7 Kabupaten  

    Seleksi dimulai dari pemeriksaan administrasi, seleksi uji kesehatan dan uji jasmani. Dari 76 peserta yang dikirim Sub Panda Sorong dan Manokwari, Panda Kodam XVIII/Kasuari diperoleh 32 peserta.

    Panda Kodam XVIII/Kasuari menambahkan seleksi psikologi, mental ideology. Hingga akhirnya pada sidang pemilihan akhir di Panda Kodam XVIII/Kasuari diperoleh 10 perserta. Mereka lalu diberangkatkan untuk menjalani seleksi tingkat pusat di Magelang.(LPB1/red)

    Latest articles

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat periode lima tahun ke depan mulai memanas....

    More like this

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)...

    Rektor Berharap Lulusan UNCRI Bawa Perubahan Positif di Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Rektor Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), Prof Robert KR Hammar, menaruh harapan...

    Tak Perlu Pikir Biaya, Pasien Anemia di Manokwari Puas Layanan JKN-KIS

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan benar-benar menjadi...