Luncurkan QRIS, Bank Indonesia Perkuat Layanan Digital di Raja Ampat

Published on

WAISAI, Linkpapua.com- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat terus layanan digital di wilayah kerjanya.

Teranyar, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, BI Papua Barat meluncurkan penerapan aplikasi pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), Senin (28/6/2021).

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, yang hadir langsung pada peluncuran ini mengapresiasi BI yang terus mendorong, memperkuat, dan memperluas inovasi digitalisasi sistem pembayaran dalam mengakselerasi ekonomi keuangan digital.

Baca juga:  Pemkab Raja Ampat Latih UMKM OAP Tingkatkan Kemasan dan Branding Produk

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, menyampaikan agar pelaku usaha pariwisata khususnya di Raja Ampat siap dan mengetahui sistem teknologi digital saat ini.

“Sehingga pariwisata itu dapat mengenal perkembangan dunia luar dalam menggunakan teknologi digital untuk mendapatkan informasi transformasi dan perkembangan pariwisata itu sendiri,” kata Wakil Gubernur Papua Barat.

Baca juga:  DPRK Apresiasi Capaian WTP Pemkab Raja Ampat, Dorong PAD lewat BUMD

Kepala Perwakilan BI Papua Barat, Rut W. Eka Trisilowati, membeberkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan kali ini adalah implementasi QR Code Indonesian Standard (QRIS) Customer Presented Mode (CPM), implementasi Microsite Startup Digital, yaitu platform berisikan modul-modul panduan melakukan usaha secara digital pada website BI dan uji coba QRIS Transfer, Tarik, dan Setor (TTS).

Hal tersebut sesuai komitmen BI untuk mendukung inovasi di bidang sistem pembayaran. Ini sejalan dengan inisiatif Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025, yaitu reformasi regulasi sebagai upaya mencari titik keseimbangan antara optimalisasi inovasi dengan memelihara stabilitas dan kepentingan nasional.

Baca juga:  Latsar CPNS Pemkab Raja Ampat, Bupati Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

Reformasi pengaturan sistem pembayaran tersebut mencakup penguatan fungsi uji coba inovasi teknologi sistem pembayaran yang sesuai dengan praktik internasional (international practices). (LP8/red)

Latest articles

Papua Selatan Terbanyak, BNPB Ungkap 1.430 Hektare Lahan Masih Terbakar

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 1.430 hektare lahan di Indonesia masih terbakar dan belum padam. Papua Selatan menjadi wilayah dengan...

More like this

OJK dan Pemkab Raja Ampat Dorong Pelajar Gemar Menabung Lewat Gerakan Noken–Kapowen

RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat...

Pemilik Hak Ulayat Buka Palang Adat Pulau Wayag, Harap Akses Wisata Kembali Normal

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Pemilik hak ulayat dari tujuh marga masyarakat adat suku Kawei...

Kemenhan Serahkan Motor Operasional untuk Lembaga Adat Raja Ampat

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk Lembaga Masyarakat...