Bantu UKM Makin Berdaya Saing, Diskop UKM Papua Barat Gelar Bimtek

Published on

WAISAI, Linkpapua.com- Pemerintah Provinsi Papua barat melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dikop UKM), menggelar bimbingan teknis (bimtek) pengolahan produk ikan bagi UKM binaan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), Selasa (29/6/2021).

PLUT adalah lembaga di bawah koordinasi Dinas Koperasi dan UKM yang memberikan pendampingan dan pemberdayaan kepada koperasi dan usaha kecil secara komprehensif dam terpadu untuk peningkatan produksi, produktivitas, nilai tambah, dan daya saing.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, diwakili Sekretaris Daerah Raja Ampat, Dr. Yusuf Salim, membuka kegiatan.

Dia menyampaikan, “Perlu kita ketahui bersama bahwa perlu adanya upaya konkret dari semua baik pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, dan seluruh stakeholder dalam rangka memajukan pengusaha kecil asli Papua untuk lebih mandiri dan berkembang.”

Baca juga:  12 Calon DPRK Raja Ampat Jalur Otsus Lolos Seleksi Administrasi, 3 Peserta Gugur

Sumber daya manusia (SDM) serta dukungan operasional, kata dia, menjadi faktor yang paling penting menjadi perhatian kita bersama.

Pada tahun ini Pemprov Papua barat memberikan dukungan operasional bagi UKM yang terkena dampak pandemi. Diberikan dalam bentuk bantuan hibah berupa dana stimulan bagi UKM di beberapa kabupaten/kota, yakni Kabupaten Manokwari, Kota Sorong, Kabupaten Sorsel, Kabupaten Teluk Wondama. Bantuan terdiri dari bantuan tangan kasih (UKM informal dan nonformal).

Baca juga:  DPD NasDem Raja Ampat Resmikan Sekretariat Baru di HUT ke-14 Partai

Dalam kesempatan ini juga diminta kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti kegiatan secara serius. Apabila ada hal-hal yang tidak dipahami atau permasalahan-permasalahan di lapangan dapat ditanyakan atau didiskusikan kepada narasumber sehingga dapat dicarikan solusi,

Banyaknya permasalahan yang ditemui dalam memasarkan produk olahan pangan, melalui bimtek ini diharapkan para peserta yang sebagian besar adalah UKM asli Papua dan memiliki usaha pengolahan produk makanan, dapat menyimak materi yang diberikan sehingga tujuan kegiatan ini dapat tercapai, yaitu para UKM dapat menghasilkan produk pangan yang bermutu.

Baca juga:  Kapolri Mutasi 3 Kapolres di Papua Barat  

Dengan adanya kegiatan seperti ini secara kontinuitas diharapkan akan dapat memberikan dampak secara langsung bagi perkembangan UKM di Papua barat khususnya di Raja Ampat.

Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Djalali, S.sos, Kadis Koperasi UKM, Ria Siti Nurulia Umlati, S.sos.

Narasumber dihadirkan, yakni dosen Universitas Negeri Papua, Paulus Auri, serta Kepala Bidang dan Kelembagaan Pemberdayaan Koperasi, Dinas Koperasi dan UKM Papua Barat. (LP8/red)

Latest articles

TPA Arfai Dinilai Tak Lagi Ideal, Senator Papua Barat Dorong Pemda...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Anggota DPD RI perwakilan Papua Barat, Lamek Dowansiba, menyoroti persoalan tata kelola Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Arfai, Kabupaten Manokwari. Menurutnya, lokasi...

More like this

Pemilik Hak Ulayat Buka Palang Adat Pulau Wayag, Harap Akses Wisata Kembali Normal

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Pemilik hak ulayat dari tujuh marga masyarakat adat suku Kawei...

Kemenhan Serahkan Motor Operasional untuk Lembaga Adat Raja Ampat

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk Lembaga Masyarakat...

Rajif Achmad Terpilih Aklamasi Jadi Ketua KNPI Raja Ampat 2025-2028

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Rajif Achmad ditetapkan sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)...