Papua Barat Mulai Suntikkan Vaksin Booster untuk Nakes

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Pemerintah Provinsi Papua Barat mulai menyuntikkan vaksin booster Covid-19 jenis Moderna kepada sumber daya manusia (SDM) kesehatan atau tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Manokwari. Penyuntikan dipusatkan di di Rumah Sakit Provinsi Papua Barat.

Vaksin booster Covid-19 diberikan secara simbolis selama dua hari dengan sasaran nakes dari Dinas Kesehatan Papua Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, dan para nakes di tumah sakit dan puskesmas.

“Ini kick off, artinya kita baru pencanangan hari ini dan besok kita kumpul teman-teman dari nakes kabupaten, puskesmas, Dinkes Provinsi semuanya digabung agar secara simbolis disuntik vaksin booster,” kata Direktur Rumah Sakit Papua Barat, dr. Arnold Tiniap, Senin (9/8/2021).

Baca juga:  Akabri Angkatan 90 Gelar Vaksinasi di Terminal Wosi, Dihadiri Gubernur Papua Barat

Setelah dua hari pencanangan terpusat, kemudian akan diikuti penyuntikan di masing-masing fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit atau puskesmas bagi para nakes bahkan diikuti kabupaten dan kota lain di Papua Barat

Baca juga:  Kini Capai 37,3 Persen, Pemprov Papua Barat Percepat Vaksinasi untuk Herd Immunity

“Booster ini merupakan vaksinasi ketiga yang khusus diberikan bagi tenaga kesehatan,” tuturnya.

Secara keseluruhan, nakes di Papua Barat mencapai sekitar 9 ribu orang. Untuk mendapatkan vaksin booster perlu dilihat beberapa syarat. Paling utama bagi mereka yang telah mendapat dosis kedua vaksin Sinovac.

Arnold mengungkap, alasan hanya tenaga medis yang mendapat vaksin booster jenis Moderna. Sebab, mereka berisiko terpapar Covid-19. Pemerintah telah menyiapkan vaksin Moderna dosis pertama dan kedua.

Baca juga:  Konsolidasi di Fakfak, Mugiyono Minta Relawan Jaga Basis Suara

Arnold juga berbicara soal kelebihan booster dibanding vaksin yang lain. “Kalau kita lihat dari beberapa laporan bahwa terjadi penurunan antibodi sehingga dibutuhkan memang dosis tambahan,” ungkapnya.

“Moderna dia memiliki efikasi mencapai 94,1 persen sehingga mereka yang memiliki imun sudah turun karena waktu itu mendapat dosis pertama dan kedua Sinovac, maka dengan pemberian dosis ketiga atau booster imunitas akan naik,” terangnya. (LP2/red)

Latest articles

‎Panitia Pesparawi Nasional XIV Papua Barat Terima Penghargaan Kemenag

0
PALU, LinkPapua.id – Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 menerima penghargaan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI atas penyelenggaraan Pesparawi Nasional...

More like this

‎Panitia Pesparawi Nasional XIV Papua Barat Terima Penghargaan Kemenag

PALU, LinkPapua.id – Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 menerima...

Inflasi Papua Barat September Tembus 5,20% Dipicu Tarif Transportasi Melonjak

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan Papua Barat pada September...

Polisi MA Divonis Bersalah Kasus Kekerasan Seksual Ajukan Banding di PN Manokwari, Bukti Dinilai Terabaikan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi berinisial MA mengajukan banding atas vonis 7 tahun penjara dalam...