Pilkada Raja Ampat, AFU-ORI Lawan Kotak Kosong

Published on

Raja Ampat – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati dan Orideko Iriano Burdam (AFU-ORI), dipastikan melawan kotak kosong. Hal ini terlihat dari regulasi terkait independen, hingga syarat pencalonan usungan parpol minimal empat kursi DPRD.

Calon petahana Abdul Faris Umlati, mengungkap melawan kotak kosong juga merupakan bagian dari pesta demokrasi. Menurutnya, kerja keras mendapat rekomendasi parpol bertujuan mencegah konflik di tengah masyarakat.

Baca juga:  Sumpah Pemuda 2025, Pemkab Raja Ampat Ajak Generasi Muda Bersatu

“Kami berusaha keras mendapat kepercayaan dan rekomendasi partai. Tujuannya satu, mencegah konflik,” ujarnya, Rabu (2/9/2020), saat penjemputan di Raja Ampat.

Masyarakat Raja Ampat sejak awal berkomitmen, berpegang pada kebersamaan, menjunjung tinggi asas kekeluargaan dan budaya yang ditanamkan para leluhur.

“Saya sebagai calon bupati harus memberi pelajaran baik dan positif kepada seluruh masyarakat Raja Ampat. Jangan ada sekat atau kelompok-kelompok yang mengklaim siapa pantas dan tidak,” tegasnya.

Baca juga:  Wabup Raja Ampat Buka Musrenbang RPJMD 2025-2029, Tekankan Pembangunan Berkelanjutan

Sebagai orang berbudaya dan menjunjung tinggi tradisi yang ada, AFU mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menghargai pesta demokrasi ini.

Pasangan calon yang hadir saat ini, menurut AFU ini adalah representatif. Ukurannya secara perwakilan di DPRD 80-90 persen sudah dimiliki.

Ia kembali mengingatkan kehadiran AFU-ORI bukan untuk melawan politik, agama dan melawan kelompok tertentu. Sebaliknya, kehadiran pasangan ini sebagai tanggung jawab untuk mewujudkan cita-cita yang belum tercapai.

Baca juga:  12 Calon DPRK Raja Ampat Jalur Otsus Lolos Seleksi Administrasi, 3 Peserta Gugur

Dia tak menampik banyak kekurangan dalam masa kepemimpinan satu periode dan berharap dukungan serta partisipasi masyarakat untuk menyelesaikan visi dan misinya.

“Jangan ada opini-opini yang merusak dan memecah masyarakat, hanya demi kepentingan kelompok. Mari sama-sama membangun Raja Ampat,” ajaknya. (LPB4/Red)

Latest articles

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan...

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak pelajar SMK Negeri Tandia menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama....

More like this

OJK dan Pemkab Raja Ampat Dorong Pelajar Gemar Menabung Lewat Gerakan Noken–Kapowen

RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat...

Pemilik Hak Ulayat Buka Palang Adat Pulau Wayag, Harap Akses Wisata Kembali Normal

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Pemilik hak ulayat dari tujuh marga masyarakat adat suku Kawei...

Kemenhan Serahkan Motor Operasional untuk Lembaga Adat Raja Ampat

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk Lembaga Masyarakat...