Balitbangda Gelar Rakor dengan Mitra Pembangunan di Papua dan Papua Barat

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Papua Barat menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan mitra pembangunan di Papua dan Papua Barat, Selasa (7/9/2021).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Mansinam Beach Hotel, Kabupaten Manokwari, ini hadir sejumlah mitra pembangunan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat.

Gubernur Papua Barat melalui Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat, Raymond Yapp, mengungkapkan pemerintah ingin mengetahui sejauh mana koordinasi untuk capaian pembangunan berkelanjutan terlebih dengan disahkannya Undang-Undang (UU) Otonomi Khusus (UU Otsus).

Baca juga:  TPNPB-OPM Akui Dalang Penyerangan dan Pembunuhan Prajurit TNI di Maybrat

“Percepatan pembangunan menjadi salah satu rencana aksi untuk meningkatkan kualitas hidup. Sudah menjadi komitmen bersama pemerintah untuk menurunkan emisi. Papua dan Papua Barat menjadi pilot project dalam penataan ruang, salah satunya dengan mengavaluasi perizinan kelapa sawit,” kata Raymond, Selasa (7/9/2021).

Baca juga:  Christ May Resmi Menjadi Ketua IKPM Periode 2026-2029

Raymond mengatakan, dari 650 ribu hektare, hanya 70 ribu hektare yang sudah ditanam. Saat ini sudah ada 350 ribu hektare izin kelapa sawit yang sudah dicabut agar nantinya dikembalikan ke masyarakat adat. “Ini menjadi tantangan besar untuk pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Diharapkan agar ada informasi kemajuan dukungan dan kerja sama dari mitra pembangunan melalui perangkat daerah terkait.

Baca juga:  Semarak Hari Bhayangkara ke-79, Polda Kalteng Buka Layanan Kepolisian Gratis di Car Free Day

Kepala Balitbangda Papua Barat, Charlie Heatubun, mengutarakan bahwa koordinasi ini untuk bersama-sama dari kedua provinsi dengan mitra pembangunan agar terlibat efektif dalam membantu pemerintah dalam implementasi program.

“Kita harapkan mitra pembangunan bisa terlibat secara efektif dalam membantu pemerintah sesuai dengan komitmen. Pemerintah memerlukan peran mitra karena kita sendiri memiliki keterbatasan. Nantinya koordinasi ini akan dibagi sesuai dengan bidang-bidangnya,” ungkap Heatubun. (LP3/Red)

Latest articles

Wabup Bintuni Buka Rakor MKKS SMA-SMK se-Papua Barat, Bahas Mutu Pendidikan

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK se-Papua...

More like this

Suriyati: DPRK Akan Uji Kesesuaian Program dalam LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Wakil Ketua DPRK Manokwari Suriyati mengatakan pihaknya dalam beberapa waktu kedepan...

Pansus DPRP Papua Barat Soroti Besarnya SiLPA di LKPJ Pemprov 2025

MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRP Papua Barat menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan...

DPRK Manokwari Minta OPD Lengkapi Data Program untuk Evaluasi LKPJ 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi IV DPRK Manokwari meminta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang...