Banjir Terjang Wondama, Perkantoran dan 68 Rumah Terendam

Published on

WONDAMA, linkpapua.com- Sebanyak 68 rumah terendam banjir di Distrik Wondiboi, Kabupaten Teluk Wondama Senin (30/5/2022) dini hari. Banjir juga merendam Distrik Rasie—wilayah perkantoran Bupati Teluk Wondama.

Banjir yang terjadi dipicu curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Teluk Wondama sejak Ahad malam hingga Senin dini hari. Akibatnya, debit air sungai yang membentang di dua distrik tersebut meluap dan membawa material berupa lumpur dan kayu.

“68 kepala keluarga terdiri atas 200 lebih jiwa terpaksa mengungsi ke perkantoran bupati karena terdampak banjir Senin dini hari. Ketinggian air mencapai setengah meter dan masuk ke rumah-rumah warga di daerah Kaibi ini. Ini terjadi sekira pukul 02.00 WIT,” jelas Kalaksa BPBD Teluk Wondama Aser Waroy ketika dikonfirmasi dari Manokwari, Senin (30/5/2022).

Baca juga:  Pawai Taaruf Meriahkan MTQ X Teluk Bintuni 2024

Kendati mengungsi, menurut Aser, BPBD tidak membuka tenda pengungsian bagi warga terdampak banjir. Sebab genangan banjir sudah surut dan warga sudah kembali ke rumahnya. Tidak ada rumah warga yang rusak pascabanjir.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah makanan dan air bersih. BPBD sudah mengoordinir air bersih untuk membantu membersihkan rumah-rumah warga. Kami juga dibantu personel TNI dan Polri. Infrastruktur yang rusak satu box culvert dan saluran drainase. Pasca banjir rumah-rumah warga tertimbun lumpur setebal 30 cm,” ujarnya.

Baca juga:  Polisi Dikerahkan Lakukan Evakuasi Sisa Material Pascabanjir di Wondama

BPBD, lanjut Aser, mewaspadai kemungkinan adanya banjir susulan. Sebab, salah satu sungai di wilayah distrik Rasiei kian dangkal akibat tebalnya sedimentasi.

Sementara, upaya pengerukkan sedimen belum dapat dilakukan karena keterbatasan alat berat.

“Infrastruktur jalan di daerah terdampak banjir sudah bisa dilalui, sudah dibersihkan,” ujar Aser lagi.

Terpisah, Kepala Distrik Rasiei, Yemima Masakeri menambahkan, wilayahnya juga terdampak banjir. Meski demikian, warga tidak ada yang mengungsi. Aktivitas masyarakat berjalan normal.

Baca juga:  Resmi Terbentuk, AKD DPRK Teluk Wondama Sudah Ditunggu RAPBD 2025

“Sejak malam sampai dengan pukul 10.00 WIT baru aktivitas mulai longgar, pegawai juga baru mulai bergerak ke perkantoran,” katanya.

Adapun Kepala Distrik Wasior, Alex Marani membenarkan, curah hujan yang turun sejak Ahad malam hingga Senin dini hari sempat menimbulkan kepanikan masyarakat di 9 kampung dan satu kelurahan sedistrik Wasior.

“Debit air cukup deras hingga meluap ke badan jalan. Tetapi air tidak sampai masuk ke rumah-rumah warga. Banjir tidak terlalu parah seperti yang terjadi waktu lalu. Kami tetap waspada,” tutupnya. (LP2/red)

Latest articles

Asap Kebakaran TPA Manokwari Ancam Kesehatan, Pemprov Papua Barat Wajibkan ASN...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemprov Papua Barat mewajibkan ASN dan non-ASN memakai masker di lingkungan kerja menyusul kebakaran TPA Manokwari. Kebijakan tersebut diterapkan karena asap...

More like this

Kaimana Buka Rangkaian Musda Golkar Papua Barat, Pengurus Definitif Jadi Target

KAIMANA, Linkpapua.id– Pengurus DPD Partai Golkar Papua Barat tiba di Kabupaten Kaimana, Selasa (11/8/2026),...

Wabup Mugiyono Ajak ASN dan Masyarakat Jaga Kebersihan Jelang HUT RI

‎MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari menggelar apel gabungan yang dilanjutkan dengan kerja bakti di kawasan...

Polda Papua Barat Pastikan Personel dan Peralatan Siap Tangani Karhutla

MANOKWARI, Linkpapua.id-Polda Papua Barat melaksanakan Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Penanganan Kebakaran Hutan dan...