26.5 C
Manokwari
Sabtu, April 11, 2026
26.5 C
Manokwari
More

    Gelar Rakor PDPB Triwulan II, KPU Manokwari Akui Data Pemilih Masih Fluktuatif

    Published on

    Manokwari, linkpapua.com-KPU Manokwari melaksanakan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) untuk periode Bulan April sampai dengan Juni (Triwulan II) Tahun 2022 , Selasa (5/7/2022).

    Tujuan dilaksanakannya Pemutakhiran DPB yaitu untuk memperbaharui, memelihara dan mengevaluasi daftar pemilih Pemilu terakhir secara terus menerus guna mempermudah proses pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih pada Pemilu/Pemilihan berikutnya.

    Ketua KPU Manokwari, Abdul Muin Salewe saat membuka Rakor mengatakan pihaknya selalu berkordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terkait data pemilu yang disajikan dilakukan per triwulan. Setiap bulan KPU Manokwari selalu berkordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mengenai data ganda, data (Orang) Meninggal dan data pindah domisili.

    “Data yang ada memang sangat fluktuatif, dalam pemutakhiran data pemilih KPU Manokwari mendapatkan data sekitar 138 ribu sekian. Kemudian di bulan ini kita berkordinasi lagi, sekitar 137 ribu sekian, berarti ada penurunan,” ungkap Abdul Muin

    Baca juga:  KPU Manokwari Minta Rekomendasi Dinkes untuk Pemeriksaan Calon Kepala Daerah

    Rapat Kordinasi kali ini, KPU mengundang Bawaslu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Manokwari, Kodim 1801 Manokwari dan Polres Manokwari.

    “Nanti kita akan menyurati pihak terkait bahwa belum lama ini penerimaan di TNI dan Polisi, jadi otomatis ada perubahan status, ini perlu kita update kembali,” katanya.

    Muin juga mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya melakukan monitoring dengan KPU Provinsi Papua Barat terkait  kebenaran data yang dikeluarkan oleh Dirjen Kependudukan Kemendagri mengenai data orang Meninggal.

    “Kita turun ke lapangan dengan pendampingan KPU Provinsi Papua Barat untuk memastikan, sebab di beberapa daerah di luar Manokwari, tercatat NIK-nya yang bersangkutan statusnya sudah meninggal, tetapi pada saat turun ke lapangan yang bersangkutan ternyata masih hidup,” ucapnya.

    Baca juga:  KPU Manokwari Sosialisasikan Tahapan Pemilu pada Tokoh Agama  

    “Kemarin kita lakukan pengambilan sampel secara acak di distrik Manokwari Barat, Manokwari Selatan untuk memastikan yang bersangkutan sudah meninggal. Kita tanyakan ke keluarganya, mendatangi langsung kuburannya sambil mengambil video,” tuturnya.

    Sementara itu, Komisioner KPU Manokwari Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Fratiano Rahawarin menambahkan, pihaknya melakukan pembaharuan data terkait data pemilih dari data Pilkada yang lalu diperbaharui dalam pemutakhiran data berkelanjutan guna mendapatkan masukan.

    “Baik pemilih baru berusia 17 Tahun atau pemilih dibawah 17 tahun yang sudah menikah, pemilih yang sudah berstatus Anggota TNI dan Polri atau yang sudah purna tugas dan pemilih yang sudah meninggal,” Kata Rahawarin

    Dalam pemutakhiran yang dirangkum, KPU masih melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

    Baca juga:  KPU Manokwari: Maju Caleg, ASN, Kepala-Aparat Kampung Harus Mundur

    Dari data yang diambil KPU dari Juli periode triwulan II Juni 2022, mendapati data pemilih ganda dan data orang meninggal. Pihaknya kemudian melakukan perbaikan data didalam sistem informasi data KPU atau Sidali.

    Pemutakhiran data Triwulan II Jumlah Desa dan Kelurahan di Manokwari 173, jumlah TPS 493, jumlah Daftar pemilih berkelanjutan (DPB) pada bulan sebelumnya yakni Mei 2022, sebanyak 138.218.000 sementara jumlah pemilih bulan berjalan atau triwulan II Juni 2022 sebanyak 137.839.000.

    “Untuk menjamin prinsip data yang komprehensif, kami mengundang stakeholder, bapak ibu termasuk bagian dari prinsip data yang inklusif membantu kami dalam pemeliharaan data pemilih, terutama memberi masukan dan tanggapan soal data yang kami rangkum agar menjadi bagian dari persiapan kami membawa data pemilih yang baik dan akurat pada Pemilu di 2024,” tandasnya. (LP2/red) 

    Latest articles

    Pemda Bangun 46 Unit Huntara untuk Korban Kebakaran Borobudur, Warga Diminta...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id– Pemerintah daerah membangun hunian sementara (huntara) bagi korban bencana kebakaran di kompleks Borobudur kelurahan Padarni sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak....

    More like this

    Pemda Bangun 46 Unit Huntara untuk Korban Kebakaran Borobudur, Warga Diminta Jaga Fasilitas

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Pemerintah daerah membangun hunian sementara (huntara) bagi korban bencana kebakaran di kompleks...

    Norman Desak Segera Definitifkan Jabatan Kadin Perindag Manokwari

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Anggota DPRK Manokwari, Norman Tambunan, melontarkan kritik tajam terhadap pemerintah daerah...

    DPRK Manokwari Gelar RDP Bahas Banjir, Soroti Antisipasi dan Penanganan

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Jumat...