25.1 C
Manokwari
Selasa, Februari 10, 2026
25.1 C
Manokwari
More

    Kusta Masih Jadi Tantangan di Papua Barat, Tingkat Prevalensi di Atas Ideal

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya menekan angka kusta. Meskipun terus mengalami penurunan tiap tahunnya, angkanya masih cukup tinggi.

    Kepala Dinkes Papua Barat, Otto Parorongan, menyebutkan salah satu indikator masih tingginya penderita kusta di Papua Barat karena masih ditemukannya anak-anak yang menderita kusta.

    “Dari data-data yang ada, penyakit kusta di daerah kita masih cukup banyak, termasuk juga pada anak. Ini sebagai salah satu indikator menandakan penularan kusta di masyarakat tinggi,” ujar Otto pada pembukaan kegiatan penguatan sistem pencatatan dan pelaporan kusta serta frambusia, Senin (18/9/2023).

    Baca juga:  Materi KUA PPAS Pemprov Papua Barat Siap, Tunggu Penginputan RKA RAPBD Perubahan 2022

    Di luar itu, ia mengapresiasi para petugas medis yang saat ini mengurusi kusta dan frambusia. “Terima kasih pada Bapak dan Ibu yang masih setia bekerja untuk menangani kusta karena memang tidak banyak yang mau. Dari waktu ke waktu orangnya tidak berubah,” katanya.

    Berdasarkan data Dinkes Papua Barat tingkat prevalensi atau prevalence rate penderita kusta di Papua Barat mencapai 9,95 dari 10 ribu penduduk. Angka itu masih jauh dari standar ideal yang seharusnya 1 orang dari 10 ribu penduduk.

    Baca juga:  Mohamad Lakotani : Flobamora Sudah Berkontribusi bagi Papua Barat 

    “Sejak 2020 tercatat 18,22 prevalence rate, 2021 turun menjadi 12, dan tahun 2022 berjumlah 10 orang dari 10 ribu penduduk. Jika dilihat dari peta secara umum, maka seluruh kabupaten di Papua Barat ini masih warna merah. Meskipun begitu, ada capaian positif juga, yaitu proporsi kusta tanpa cacat kita mencapai 92 persen dari rata-rata kasus yaitu 90 persen,” jelasnya.

    Baca juga:  Hermus Indou Pimpin Pelepasan Almarhum Bastian Salabai, Kenang Capaian Selama Menjadi Bupati Manokwari

    Untuk itu, Otto mendorong agar seluruh pihak terus meningkatkan upaya dalam penanganan kusta di Papua Barat. Tidak hanya kusta, yang juga menjadi perhatian adalah penanganan frambusia yang saat ini terbaikan.

    “Untuk frambusia ini padahal sebenarnya tidak terlalu susah untuk kita selesaikan. Sebenarnya sekali penanganan frambusia bisa langsung pulih. Untuk itu, mari bersama-sama prioritaskan penanganan frambusia dan kusta ini,” ucapnya. (LP3/Red)

    Latest articles

    Jaga Uang Rakyat, Anggota DPRP PB Minta KPK Pelototi APBD Sejak...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota DPRP Papua Barat Aloysius P Siep meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi ketat perencanaan APBD 2026 demi menjaga uang rakyat....

    More like this

    Jaga Uang Rakyat, Anggota DPRP PB Minta KPK Pelototi APBD Sejak Awal

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota DPRP Papua Barat Aloysius P Siep meminta Komisi Pemberantasan Korupsi...

    Polda Papua Barat Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Polda Papua Barat melaksanakan Operasi Keselamatan di jalan Yos sudarso. Manokwari sebagai upaya...

    SK Terbit, Pelantikan Waka III DPRP Papua Barat Tunggu Agenda Gubernur

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Surat keputusan (SK) pelantikan Wakil Ketua (Waka) III DPRP Papua Barat...