Dinas ESDM Genjot Program Implementasi Energi di Papua Barat  

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Papua Barat tengah menggenjot program implementasi rencana umum energi daerah (RUED). Program ini diharapkan mampu mendorong langkah-langkah konkret dalam membangun dan mengelola energi secara berkelanjutan.

Hal ini menjadi pembahasan dalam forum group discussion di Swiss-belhotel Manokwari, Selasa (6/8/2024).

Kepala Dinas ESDM Papua Barat Melkias Werinussa mengatakan bahwa dalam aturan RUED bagaimana agar bisa memenuhi kebutuhan kelistrikan di Papua Barat. Dengan memanfaatkan energi alam seperti matahari, angin dan air.

“Jadi tujuannya adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan potensi energi matahari, angin dan air dan diubah menjadi energi yang bermanfaat” Ujarnya.

Baca juga:  346 ASN Dilingkup Pemkab Manokwari Naik Pangkat

Melkias menambahkan bahwa dengan adanya mitra dari Global Green Growth Institute (GGGI) maka mendorong serta membantu hal teknis pekerjaan yang akan dilakukan.

“Papua Barat banyak memiliki potensi mulai dari angin, matahari dan airnya tetapi belum dimanfaatkan dengan baik. Potensi ini jika dijadikan sumber maka perlu adanya pengkajian, penelitian, dan survei maka, dalam hal ini mereka bisa membantu kita dan mereka memang mendorong kita untuk wilayah timur,” jelas Melkias.

Sementara itu Pj Sekda Papua Barat Yacob Fonataba mengatakan bahwa Papua Barat memiliki sumber daya energi yang melimpah. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal.

Baca juga:  Waspada! Dinsos Papua Barat Dicatut Perjualbelikan Rumah ke Warga Bintuni

Yacob berpesan melalui forum ini diharapkan lahir gagasan bersama dan berbagi pengetahuan. Forum ini juga diharapkan bisa merumuskan langkah-langkah konkret untuk membangun dan mengelola energi di daerah secara efektif, efisien dan berkelanjutan.

Yacob menambahkan bahwa targetnya adalah kemandirian energi di Papua Barat. Hal ini diperlukannya sinergi antara pemerintah, swasta, akademisi dan masyarakat untuk menciptakan inovasi dan solusi yang tepat.

Menurutnya Papua Barat belum dapat memanfaatkan sumber energi alam dengan baik dikarenakan lemahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dirinya menjelaskan bahwa sumber PAD Papua Barat kecil. Ada di angka 11% sementara 82% masih bergantung transfer dari pusat.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat janji Bangun Kantor Pemadam Kebakaran yang Representatif

“Di Papua Barat sumber energi alam belum dimanfaatkan dengan maksimal karena tidak adanya anggaran. Kita lihat di lembah lebar sana, jika angin disana dimanfaatkan dibangun Kincir angin mengubahnya menjadi energi listrik dan disalurkan di manokwari maka akan meningkatkan PAD di Papua Barat. Jika sumber daya angin, air dan matahari digunakan secara maksimal diyakini dapat meningkatkan PAD” Jelas Yacob.

Diakhir Yacob menyampaikan bahwa di Papua Barat perlu menggenjot sumber energi alam yang berpotensi ini untuk meningkatkan PAD dan Papua Barat mendapatkan masukan kelistrikan sendiri mengurangi kebergantungan dari pusat.(LP14/Red)

Latest articles

Wabup Bintuni Buka Rakor MKKS SMA-SMK se-Papua Barat, Bahas Mutu Pendidikan

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK se-Papua...

More like this

Suriyati: DPRK Akan Uji Kesesuaian Program dalam LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Wakil Ketua DPRK Manokwari Suriyati mengatakan pihaknya dalam beberapa waktu kedepan...

Pansus DPRP Papua Barat Soroti Besarnya SiLPA di LKPJ Pemprov 2025

MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRP Papua Barat menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan...

DPRK Manokwari Minta OPD Lengkapi Data Program untuk Evaluasi LKPJ 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi IV DPRK Manokwari meminta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang...