Banyak Kasus ‘Malaria Impor’, Dinkes Bintuni Fokus Tangani 127 Kampung

Published on

TELUK BINTUNI,LinkPapua.com-Sedikitinya 127 kampung di 10 distrik di Kabupaten Teluk Bintuni akan menjadi fokus eliminasi malaria. Eliminasi akan berlangsung hingga 15 Agustus mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni Franky D Mobilala, mengatakan, eliminasi dilakukan karena kampung-kampung tersebut telah bebas dari kasus malaria selama 5-10 tahun terakhir. Saat ini, tim dari Dinas Kesehatan telah turun ke lapangan untuk memastikan kondisi di setiap kampung.

Baca juga:  Arus Mudik Natal Mulai Melonjak di Pelabuhan Bintuni, Bisa Capai 300%

“Pemeriksaan akan berlangsung hingga 15 Agustus 2024. Hasil dari evaluasi tim akan menentukan apakah kampung-kampung tersebut benar-benar bebas malaria. Jika memenuhi kriteria, pengumuman resmi akan dilakukan pada 17 HUT RI ke-79,” ujar Franky.

Sejumlah distrik yang akan dieliminasi di antaranya Arandai, Jagiro, Mayado, dan Fafurwar. Franky menambahkan bahwa upaya eliminasi malaria ini bukan berarti Bintuni bebas dari malaria, melainkan karena masih banyak malaria impor dari luar daerah.

Baca juga:  Turnamen Catur Bupati Cup III: Percasi Bintuni Harap Lahirkan Atlet Potensial

“Penularan malaria terjadi melalui nyamuk dan manusia, malaria impor ini kan masih banyak. Kami berusaha keras untuk menurunkan angka penularan ini,” kata Frangky.

Pihaknya menargetkan ke depan API (Annual Parasite Incidence) harus di bawah satu per 1.000 penduduk. Di mana dalam jumlah 1.000 pendudukan hanya ada 1 penderita malaria.

Sementara itu, upaya dinas kesehatan lainya, tim eliminasi malaria daerah telah dibentuk. Tim tersebut terdiri dari berbagai OPD, termasuk Dinas Perhubungan dan DPR, serta dipimpin oleh Sekda dan dilindungi oleh Bupati dan Wakil Bupati.

Baca juga:  KPU Bintuni Gelar Uji Publik, Rancangan Dapil, dan Alokasi Kursi Pemilu 2024

“Evaluasi dilaksanakan 15 Agustus 2024 untuk menentukan status bebas malaria,” terang Frengky.

Dengan dukungan dari semua pihak terkait, diharapkan Kabupaten Teluk Bintuni dapat mencapai target bebas malaria, sehingga meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.(LP5/Red)

Latest articles

Ketua Jemaat GKI Manyosi Wirsi Puji Aksi Berbagi Kasih Pemprov Papua...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Jemaat GKI Manyosi Wirsi melayangkan apresiasi atas kepedulian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat terhadap kelompok lanjut usia (lansia). Aksi berbagi kasih...

More like this

Daftar Lengkap 5 Pejabat Baru dan 5 Plt yang Dilantik Bupati Teluk Bintuni

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy merombak jajaran kabinet dengan melantik...

Bupati Anisto Lantik 5 Pejabat Tinggi Teluk Bintuni, Ini Daftarnya

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy atau Anisto merombak kabinetnya dengan...

Studi Tiru ke Bali-Jakarta, Phapeda Siap Benahi Sampah Bintuni

JAKARTA, LinkPapua.id - Yayasan Pemerhati Perempuan dan Anak (Phapeda) melakukan studi tiru ke Bali...